Pimpinan Kopertais Wilayah I DKI Jakarta Silaturahmi ke UMI Makassar (06 Desember 2019)

Posted by Umi Makassar on Friday, December 6, 2019

Demi memperkuat tali silaturahmi. Rombongan Koordinator Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta Wilayah I DKI Jakarta (Kopertais Wilayah I DKI Jakarta) menyambangi Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar.

Demi memperkuat tali silaturrahmi. Rombongan Koordinator Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta ( Kopertais) Wilayah I DKI Jakarta) menyambangi Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar.

Rombongan yang langsung dipimpin Prof. Dr. H. Ahmad Thib Raya, MA (Wakil Koordinator Kopertais I DKI Jakarta), juga hadir Dr. H. Supriyadi Ahmad, MA (Sekertaris Kopertais DKI), Hj. Helmi Halimatul Udhmah, M.Si (Kasubag. Kopertais DKI) dan para staf Kopertais DKI . Mereka dijamu oleh civitas Akademika UMI, di Gedung Menara UMI, Lt. 9 (6/12).

Pada kesempatan ini, Wakil Koordinator Kopertais I DKI Jakarta, Prof. Dr. H. Ahmad Thib Raya, MA mengatakan kedatangan dia bersama rombongan ke UMI Sulsel untuk silaturahmi sekaligus berbagi pengalaman.

“Sejak lama kami sudah rencana silaturahmi di UMI dan beberapa perguruan tinggi Kopertais di Makassar. Apalagi sebagai mitra sesama kopertais,” ujarnya.

Pria yang pernah menjabat Rektor sementara UIN Alauddin Makassar, menuturkan. Tujuan berkunjung ke UMI juga melihat kondisi serta perkembangan UMI saat ini. ” UMI sudah menjadi PTS ternama dan terbesar di luar Pulau Jawa.

“Kami juga ingin dapat kesaksian hal menarik di UMI. Apalagi menjadi viral PTS yang sukses,” tuturnya.

Dikatakan, ada sekitar 64 Perguruan Tinggi saat ini dibina oleh Kopertais wilayah I DKI. Pihaknya juga sudah melakukan aktivitas manajemen sistem online berbasis IT.

“Tugas kami di Kopertais Wilayah I DKI, membina PTIS yang prodi kadaluarsa, bagaimana harus aktif ,” terangnya.

Pada sekempatan ini, sebagai ucapan selamat datang. Rektor UMI Makassar, Prof. Dr. Basri Modding, SE, MSi., menyampaikan apresiasi atas kehadiran rombongan Kopertais Wilayah I DKI Jakarta di UMI Makassar.

“Tentu kami bangga, terima kasih atas kehadiran, sebagai bagian dari keluarga UMI, ” katanya.

Menurut mantan Direktur PPs UMI Makassar itu, melalui forum silaturahmi saling bertukar informasi guna menghadapi perkembangan ke depan.

“Mau tak mau mau harus ikuti arus teknologi sekarang. Bagaimana perkembangan teknologi dibarengi dengan etika. Dimana saat ini etika dan budaya islam terkikis. Ini tanggung jawab bersama,” tuturnya.

Menurutnya, transformasi digital telah mengubah berbagai kebiasaan dan cara hidup masyarakat dan kalangan industri.

Memasuki 2020 tahun depan sebagian negara telah memperkenalkan revolusi Society 5.0 atau masyarakat 5.0 di mana teknologi digital diaplikasikan dan berpusat pada kehidupan manusia.

“Kedepan, 2020 kita memasuki revolusi industri 5.0 dimana ada kompetensi dibutuhkan. Ketrampilan kepemimpinan, ketrampilan berbahasa, kemampuan skill,” tutup dia.

Turut hadir dalam silaturrahim ini, Ketua Pengurus YW UMI, H. Mokhtar Noer Jaya, Wakil Ketua Yayasan bidang pendidikan, Prof. Dr. Hj. Masrurah Mokhtar,MA, Wakil Rektor UMI, Pimpinan Fakultas dan ketua lembaga dalam lingkup UMI serta dosen fakultas Agama Islam UMI.

(HUMAS)