Pertemuan pimpinan Kantor Urusan Internasional (KUI) Perguruan Tinggi (PT) se-Indonesia berlangsung di hotel Jumbuluwuk Malioboro, Jogjakarta, tanggal18 s.d 19 Mei 2014.

Forum yang bertemakan mewujudkan aspirasi terbentuknya forum KUI yang mandiri dalam rangka memperkuat kelembagaan untuk melaksanakan kerjasama internasional pada  perguruan tinggi se-Indonesia dilaksanakan oleh Biro Perencanaan Dan Kerjasama Luar Negeri (BPKLN) Kemendikbud RI.

Ketua panitia Drs. Medi Arintoko (Bidang kerjasama luar negeri kemendikbud RI) melaporkan bahwa tujuan kegiatan ini yakni dalam rangka memantapkan proses pengembangan internasionalisasi proses pengembangan internasionalisasi PT di Indonesia.

“Diharapkan lahir wadah komunikasi KUI PT dalam bentuk forum atau asosiasi meningkatkan peran dan tupoksi KUI kedepan pada setiap PT sebagai kantor yang menangani urusan internasional terkhusus dalam merespon AFTA 2015,” ungkapnya.

Agenda utama dalam forum ini adalah mengakomodir aspirasi peserta untuk membentuk forum atau asosiasi KUI sebagai media silaturahmi membicarakan program strategi pengembangan KUI dan berbagi pengalaman. Event ini dihadiri 100 PTN/PTS se-Indonesia.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Java Room diawali dengan penampilan dari mahasiswa darma siswa (mahasiswa LN yang kuliah di institusi seni Indonesia Jogjakarta, yang berasal dari Litunia dan Brazil membawakan tarian Sunda Kandagan.

Diakhir dengan acara yang didesain untuk membuat pernyataan bersama peserta forum pertemuan penyelenggara pendidikan internasional;
1) Kami berkomitmen untuk menjadikan PT di Indonesia sebagai World Class University melalui upaya-upaya kerjasama antar PT untuk selalu meningkatkan mutu pelayanan kepada mahasiswa asing dan akademisi lainnya.
2) Kami berkomitmen untuk meningkatkan peran tugas dan fungsi KUI pada setiap PT sebagai kantor yang menangani urusan internasional.

3) Kami mendesak para pimpinan/pengambil keputusan pada PT di Indonesia serta pemerintah agar membentuk dan mengembangkan KUI sebagai koordinator dan pelaksana utama dalam urusan internasional.
4) Kami mendesak pimpinan/ pengambil keputusan pada PT agar memperjuangkan adanya visa belajar sebagai upaya untuk memberi kemudahan bagi mahasiswa asing yang akan dan sedang belajar di Indonesia.
5) Kami berkomitmen untuk membentuk dan mengembangkan forum penyelenggara pendidikan internasional pada PT di Indonesia dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan kepada mahasiswa asing dan mengusulkan terbentuknya suatu kantor di tingkat nasional untuk mempromosikan pendidikan Indonesia di luar negeri.

(Dilaporkan Dr. Hj. Nurjannah Abna, SS., M.Pd (Kepala Humas dan KUI UMI))

error: Content is protected !!