PkMD Penangkapan dan Alat Tangkap Rajungan (Portunus pelagicus) secara berkelanjutan di perairan Kecamatan Sigeri Kabupaten Pangkep merupakan kegiatan yang dilaksanakan oleh Universitas Muslim Indonesia melalui Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPkM) tahun 2018/2019.

Kegiatan PkMD yang dibiayai oleh UMI melalui LPkM ini di laksanakan selama 2 hari yakni 22 s/d 23 November 2019 yang diketuai oleh: Ir. Mustamin Tajuddin, M.Si dalam penyajiannya mengatakan bahwa diharapkan dapat merubah pola pikir nelayan sehingga mereka dapat menjaga kelestarian sumberdaya rajungan dan mempertahankan eksistensi kelangsungan usaha yang mereka lakukan selama ini.

Kegiatan ini di ketuai oleh: Ir. Mustamin Tajuddin, M.Si sekaligus sebagai pemateri yang membahas mengenai Penangkapan dan Alat Tangkap Rajungan. Selanjutnya pemateri lainnya adalah Dr. Ir. Ihsan, M.Si, sebagai pemateri yang membahas hubungan alat tangkap dan kelestarian sumberdaya rajungan dan peningkatan taraf hidup masyarakat. Ihsan selaku pembicara kedua dalam pelatihan ini menilai nelayan masih memiliki keterbatasan pengetahuan mengenai kondisi lingkungan, kelestarian sumberdaya yang harus selalu di update setiap tahunnya, sehingga mereka dapat menjadi pengelola sumberdaya perikanan rajungan handal sekaligus menjadi pengawas sumberdaya perikanan rajungan. Jika kondisi tercapai maka sumberdaya tetap berkelanjutan demikian juga usahanya berjalan yang pada akhirnya taraf hidup dan kesehatannya terjamin.

Berdasarkan pengalaman yang diperolehnya selama bertahun-tahun, nelayan dapat mengindera kondisi perairan seperti suhu perairan yang dingin atau hangat serta salinitas yang lebih tinggi atau rendah merupakan preferensi jenis ikan tertentu. Disamping itu sepanjang tahun nelayan melakukan penangkapan rajungan dan mereka punya data jumlah rajungan yang mereka tangkap pada saat itu, tetapi nelayan tidak bisa menjadikan informasi selanjutnya bagi nelayan dalam menangkap rajungan.

Hal-hal yang mereka dapatkan jika mereka pahami menjadi suatu hal yang sangat penting untuk menentukan daerah penangkapan rajungan. PkMD Penangkapan dan Alat Tangkap Rajungan (Portunus pelagicus) secara berkelanjutan di perairan Kecamatan Sigeri Kabupaten Pangkep, dengan penyajian informasi yang ditampilkan secara detail ini dapat membantu nelayan untuk berpikir sebelum atau pada saat mereka melakukan penangkapan rajungan dengan harapan supaya rajungan tetap lestari.

Dengan demikian kondisi ini dapat meningkatkan efisiensi dan keefektifan suatu kegiatan penangkapan rajungan, sekaligus mempertahankan kelastarian rajungan.

Pemberi materi pelatihan Menurut ketua Kelompok Mitra Nelayan, Faisal HN, sangat mengapresiasi bentuk kegiatan seperti ini, karena dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan nelayan penangkap rajungan, sehingga mereka tidak lagi harus mengingatkannya setiap saat terkait ukuran rajungan yang boleh ditangkap dan penggunaan alat tangkap yang ramah lingkungan.

Keberhasilan dalam transfer pengetahuan dan keterampilan, berpengaruh langsung pada peningkatan pendapatan dan taraf hidup nelayan penangkap rajungan, karena hasil produksi tangkapannya lebih meningkat. Keberhasilan dalam transfer pengetahuan dan keterampilan akan berpengaruh langsung pada peningkatan pendapatan dan taraf hidup nelayan penangkap rajungan, karena hasil produksi tangkapannya lebih meningkat.

Dalam pelatihan PkMD Penangkapan dan Alat Tangkap Rajungan (Portunus pelagicus) secara berkelanjutan di perairan Kecamatan Sigeri Kabupaten Pangkep, dilatih satu kelompok nelayan. Metode pendekatan yang ditawarkan untuk merealisasikan program PkMD adalah metode partisipatif yaitu mitra terlibat langsung dalam pelaksanaan kegiatan, mulai persiapan sampai implementasi program. Dengan metode ini kelompok nelayan mitra lebih mudah memahami materi yang telah diberikan oleh pelatih.

(HUMAS)