Dalam rangka meningkatkan kompetensi SDM Polri, maka dibangun dan dikembangkan kapasitas pendidikan dan pelatihan baik melalui lembaga pendidikan polri sendiri melalui kerjasama dengan lembaga pendidikan lainnya termasuk UMI sebagai Lembaga Pendidikan dan Dakwah.

“Untuk di Sulsel ada Perguruan Tinggi kerjasama Polri yaitu Unhas dan UMI,” ujar Kapolri yang diwakili Karopsi SSDM Polri Birgjen Pol. Drs. Suroto, MSi pada acara Penandatanganan MoU Polri dan UMI yang sekaligus Pembukaan Pesantren Kilat Angkatan II Mahasiswa Baru UMI Tahun Akademik 2018/2019 di Pesantren Darul Mukhlisin UMI Padanglampe Pangkep (28/8).

Perguruan Tinggi gudangnya akademisi, karena itu Polri perlu dukungan dari perguruan tinggi untuk membantu melakukan pengkajian dan penelitian masalah sosial yang ada di masyarakat. Dengan adanya kajian dan penelitian kami yakin upaya pemeliharaan kamtibmas yang dilakukan Polri akan lebih baik, komprehensif, efektif dan efisien.

Lingkup kerjasama yang lain adalah bidang tenaga pengajar dan ahli. dalam proses pendidikan rekrutmen Polda Sulsel, misalnya, maka UMI juga akan dilibatkan ikut mendidik menyampaikan pengetahuan sehingga minimal ikut memberikan warna atau doktrin terhadap Polri di Polda Sulsel.

Selain kerjasama bidang pendidikan, pelatihan, pengkajian, penelitian, pengembangan kelembagaan, kerjasama, tenaga pengajar, dan tenaga ahli juga kerjasama di bidang pengabdian masyarakat sebagai salah satu implementasi tri darma perguruan tinggi.

Salah satu tugas Polri adalah memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat. Tugas UMI dan Polri tentunya disinergikan di lapangan sehingga bisa bersama-sama membantu masyarakat di Sulsel dalam meningkatkan kesejahteraan.

Brgigjen Suroto juga menekankan pentingnya karakter dan integritas harus dimiliki mahasiswa SDM pelanjut estafet kepemimpinan bangsa dalam menyiapkan diri mengelola bangsa ini kedepan. Insan Indonesia yang berkarakter adalah insan yang memiliki sifat pribadi yang relatif stabil pada diri individu yang menjadi landasan bagi penampilan perilaku dan standar nilai dan norma yang tinggi. Insan yang memiliki sikap dan pola pikir yang berlandaskan moral dan kokoh dan benar. Indikator karakter yang terwujud dalam perilaku insan berkarakter adalah iman dan taqwa, pengendalian diri, disiplin, kerja keras, toleransi membela kebenaran, menjunjung tinggi etika dan moral dan sebagainya.

(Humas UMI)