Makassar – Sebelum melaksanakan Rapat Kerja (Raker), Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muslim Indonesia (UMI) menggelar pertemuan alumni lintas angkatan dan daerah lewat online. Turut hadir Dr. Mukhlis Sufri (Ketua IKA FEB UMI), dan Prof. Dr. H. Mansyur Ramly (Katua Pembina Yayasan Wakaf UMI).

Dr. Mukhlis Sufri dalam sambutannya menyampaikan bahwa IKA FEB UMI butuh saran dan masukan dari para alumni dalam merumuskan program kerja pada Raker mendatang, sehingga eksistensi IKA FEB UMI semakin kuat dan dikenal oleh masyarakat.

Lanjut Mukhlis bahwa membangun IKA FEB UMI harus dengan ciri khas tersendiri agar dapat eksis dan berkonstribusi Prof. Dr. H. Mahfudnurnajamuddin (Dekan FEB UMI) dalam perumusan kebijakan strategis dalam pemerintah, stakeholder dan masyarakat. “Hal tersebut dapat diwujudkan dengan kekuatan IKA FEB UMI yang solid”.

Prof. Dr. H. Mahfudnurnajamuddin selaku Dekan FEB UMI menegaskan “alumni adalah aset penting bagi perguruan tinggi”. 07/06/2020.

Oleh karenanya, harus berkolaborasi sehingga menghasilkan gagasan-gagasan strategis dalam pengembangan almamater dan alumni. Bagi almamater adalah bidang akademik sedangkan bagi alumni adalah bidang profesionalisme, jelas Guru Besar FEB UMI.

Mahfud juga menyampaikan bahwa jumlah alumni FEB UMI saat ini adalah 22.116 orang. Kemudian hampir semua pejabat di lingkungan FEB UMI mayoritas dari alumni UMI. Sedangkan dari tenaga pendidik berjumlah 129 dosen yang terdiri dari 17 Guru Besar dan puluh Doktor.

Menurut Prof. Dr. H. Mansyur Ramli bahwa FEB UMI adalah salah satu fakultas yang terbaik dari seluruh Indonesia, apalagi perguruan tinggi di luar Jawa. Potensi ini harus dikolaborasikan dengan alumni.

(HUMAS)