Pusat Inkubasi Bisnis Universitas Muslim Indonesia (UMI) gelar Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Kelembagaan IBT di Hotel Maxone, Rabu (31/10).

Kegiatan ini dibuka rektor yang diwakili PR III UMI, Prof Dr Laode Husen, SH, MH.

Peserta kegiatan tersebut dihadiri puluhan peserta, mereka dari unsur kalangan perbankan, instansi terkait, para dekan dan lembaga internal UMI dan tenant binaan UMI.

Wakil Rektor III, Prof Laode Husen saat pembukaan sangat apreasiasi FGD yang dilaksanakan Pusat Inkubasi UMI tersebut. Kegiatan ini sangat penting dalam rangka penguatan inkubasi bisnis yang kelak memiliki  daya saing.

”Diharapkan melalui inkubasi bisnis akan memberi kontribusi kreativitas mahasiswa dalam rangka mengurangi pengangguran. Apalagi UMI merupakan salah satu dari 12 IBT di Indonesia yang mendapat perhatian Kemenristek Dikti,” kata Laode Husen.

Sebelumnya, Ir Priyadi Atmojo dari Ristek Dikti selaku pendamping menjelaskan, melalui FGD ini, tujuan utamanya adalah, Pusat Inkubasi Bisnis UMI akan mendapatkan motivasi agar ‘berlari lebih kencang lagi.

”Kompetisi inkubator sangat bergantung pada bagaimana cara mendapatkan calon pengusaha yang kuat. Untuk itu, diharapkan FGD menjadi sumber inspirasi atau imanjinasi sebagai pendorong penguatan IBT UMI. Caranya, harus lebih sering melakukan event,” harap Priyadi.

Direktur Pusat Inkubasi Bisnis UMI,Dr Zainuddin Rahman,M.Si di sela-sela FGD menjelaskan, kegiatan ini terlaksana atas kerjasama Direktorat Kelembagaan Ristek Dikti. Selama  ini Ristek Dikti bermitra dengan 12 Perguruan Tinggi, termasuk Pusat Inkubasi Bisnis UMI.

”FGD sangat penting dan didukung strategi. Salah satu langkah yang dilakukan pertemukan berbagai informasi  dari pengelola inkubasi dengan para stakeholder,” tandas Zainuddin Rahman.

Hadir, Ir Priyadi Atmojo (Dikti selaku pendamping), Ikhsan Faraby (LLDikti), Prof Dr Hj Masrurah Mochtar (Bidang  Pendidikan Yayasan Wakaf UMI), Prof Dr H Laode Husen,SH,MH (Wakil Rektor III UMI), Dr Zainuddin  Rahman,SE,M.Si (Direktur Inkubasi

(Humas UMI)