Makassar, umi.ac.id – Rektor Universitas Muslim Indonesia (UMI) Prof. Dr. H Basri Modding, S.E, M.Si menegaskan tiga program unggul UMI dalam menghadapi program besar Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarin.

Hal ini ditegaskan Prof Basri Modding saat membawakan sambutan dalam Kuliah Umum dan Lokakarya Virtual bertajuk ‘Standarisasi Muatan Pembelajaran Kewirausahaan Universitas Muslim Indonesia’, Kamis (13/8/2020).

Dalam acara yang dihadiri oleh kurang lebih 300 peserta yang berasal dari pimpinan Fakultas dan dosen pengampu mata kuliah wirausaha, serta profesional se-UMI dan luar UMI ini, Prof Basri menyebutkan bahwa ketiga program unggulan itu ditarget menjadi standar baru kemajuan dan mampu betkompetisi di semua situasi.

“Saya kira ini adalah sangat penting khususnya dalam menghadapi merdeka belajar dan kampus merdeka. UMI telah mencanangkan 3 program unggulan yang dilaksanakan untuk menduka merdeka belajar dan kampus merdeka,” papar alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMI ini.

“Ketiga program unggulan ini adalah Wirausaha (enterpreneur) Bahasa (Linguistics) alias bahasa asing), dan Informatika teknologi. 3 program unggulan kita akan mendorong anak-anak kita akan mampu beradaptasi dimanapun berada,” sambung Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMI ini.

Menurut Prof Basri Modding, sederet hal penting itu harus sesegera mungkin dibangun dalam diri mahasiswa agar lebih siap menghadapi kemajuan. Ada 3 hal penting untuk membangun semangat enterpreneur.

“Dimulai dari Learning To Do. Seorang enterpreneur harus berani, berani mengambil keputusan, berani terus bergerak. Keberanian sangat itu diperlukan. Ke dua adalah Learning To Be. Ini bermakna bagaimana dia menjadi enterpreneur. Itu dibimbing bagaimana menjadi seorang wirausahawan. Terakhir yakni Learning to life together. Seorang enterpreneur harus bisa hidup bersama. Seperti yang ada di kampus kita ditekankan silaturahim,” papar Prof Basri Modding.

“Kita mengharapkan semua mahasiswa dapat mengikuti proses itu dalam aktivitas Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar. Demikian juga dengan bahasa asing kedepan sudah menjadi keharusan, begitu juga dengan Informatika,” tambah mantan Direktur Program Pascasarjana UMI ini.

Kegiatan ini menghadirkan langsung 4 ( empat) pembicara diantaranya Founder PT. Saratoga Sedaya Tbk Dr. H. Sandiaga Salahuddin Uno, BBA., MBA sebagai Keynote Speaker.

Kedua, narasumber lokakarya adalah Dosen DKV-FSRD-UNS sekaligus CEO Lestude Creative Start Up Centre, Ahmad Adib, Ph.D, WR UMI, Dr. Ir. Hanafi Ashad, S.T, M.T, dan terakhir adalah WR V UMI Prof. Dr. Ir. Hatta Fattah, .MS.

Terpantau hadir diantaranya, Ketua Pembina Yayasan Wakaf UMI Prof. Dr. H Mansyur Ramly, S.E, M.Si, Ketua Pengawas YW UMI, Prof Dr Syahrir Mallongi, WR II, Prof. Dr. H Salim Basalamah, S.E, M.Si, dan WR IV. Dr. KH. Zain Irwanto, M.A, Ketua Pengendalian Manajemen Inovasi dan Inkubasi YW UMI Dr. Asdar Djamareng, SE.,MM.

(HUMAS)