Rektor Universitas Muslim Indonesia bersama Wakil Rektor, Pimpinan Fakultas dan  Ketua LPMD melaksanakan kunjungan dan silaturrahmi dengan pemerintah, tokoh masyarakat dan mahasiswa KKN Regular Angkatan   XLIL Tahun akademik 2011/2012 di Kabupaten Gowa yang terdiri atas tiga kecamatan yaitu kecamatan Bontomarannu, Kec. Parangloe, Kec. Manuju Kab. Gowa (8/5). Dalam kegiatan ini, Rektor UMI bersama rombongan diterima Sekcam dan aparat kecamatan, sekdes, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan mahasiswa KKN UMI.

Dalam sambutannya, Rektor UMI, Prof.Dr. Hj. Masrurah Mokhtar,MA mengatakan bahwa Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu kegiatan akademik sebagai implementasi dari Tri darma perguruan tinggi, yang menjadi pra syarat yang harus diikuti oleh mahasiswa Universitas Muslim Indonesia sebelum menyelesaikan studi di bangku kuliah.  KKN  dimaksudkan sebagai bentuk tanggung jawab sosial sivitas akademika UMI untuk berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sekaligus  sebagai wujud implementasi ilmu yang diterima selama di bangku kuliah, selain itu juga sebagai media  untuk lebih banyak belajar ditengah masyarakat  yang jauh berbeda dengan kondisi atau suasana pembelajaran di kampus.

Wakil Ketua Umum BKS PTIS ini juga mengharapkan kepada pemerintah dan masyarakat kiranya dengan kehadiran mahasiswa UMI dengan berbagai spesifikasi keilmuwan yang dimiliki kiranya dapat  menjadi mitra dalam mewujudkan berbagai program di pedesaan untuk kemaslahatan masyarakat setempat.

Masrurah Mokhtar juga menambahkan bahwa UMI sebagai lembaga pendidikan dan dakwah dalam mengantisipasi perkembangan masa depan di dunia pendidikan, UMI senantiasa mengedepankan persoalan kualitas. Hal ini menjadi motor inspirator civitas akademika UMI untuk berkompetisi secara sehat di era globalisasi sehingga dapat menjadi pusat keunggulan. Kepercayaan masyarakat dan pemerintah terhadap penyelenggaraan pendidikan  di UMI makin meningkat. Tahun 1994, UMI diberi izin sebagai perguruan tinggi swasta pertama di kawasan Timur Indonesia untuk program doktor (S-3).

“Alhamdulillah tahun ini untuk program doktor  (S-3) memperoleh akreditasi dari BAN-PT DIKTI, dengan nilai akreditasi B,” ungkap Mantan Dekan Fakultas Sastra UMI selama dua periode ini.

Selain itu, UMI  yang memiliki alumni kurang lebih 70.000 orang dengan tenaga pendidik yang bergelar doktor  (s-3)  terbesar  di Kawasan Timur Indonesia kembali mengukir prestasi dengan memperoleh Akreditasi Institusi dari  Badan Akreditasi Nasional Nomor: 036/BAN-PT/AK-I/Inst/III/2008 tanggal 7 Maret 2008, sebagai perguruan tinggi swasta di Indonesia Timur yang memperoleh akreditasi institusi.

Lanjut dikatakan, dalam menjalankan misi pemberdayaan, UMI berusaha menjawab tuntutan keterlibatan dalam kompleksitas masalah yang dihadapi masyarakat dengan berusaha mentransformasikan diri untuk menjadi communiversity yakni universitas yang melebur kedalam masyarakatnya. Dalam proses transformasi tersebut, isu strategis yang terkait adalah peningkatan peran UMI dalam peningkatan daya saing bangsa, pembangunan kawasan, dukungan terhadap penyelenggaraan otonomi daerah, upaya merekat persatuan bangsa dan penyebaran nilai-nilai yang sesuai perkembangan jaman. Oleh karena itu, untuk perannya dalam kreasi dan revitalisasi nilai serta pemberdayaan masyarakat yang secara geografis dan sosial ekonomi termarjinalkan,

“UMI melalui LPMD, telah melaksanakan berbagai dharma pengabdian pada masyarakat, baik yang mempunyai perspektif keilmuan maupun keimanan,” tambahnya.

Perspektif keilmuan diimplementasikan antara lain dalam bentuk layanan advokasi dan konsultasi hukum bagi masyarakat melalui Pusat Konsultasi dan Bantuan Hukum (PKBH), pemberdayaan sosial-ekonomi bagi masyarakat desa tertinggal melalui pola Desa Binaan UMI yang hingga saat ini jumlahnya 33 desa yang tersebar pada beberapa propinsi di KTI, bantuan tenaga ahli diberbagai institusi dan instansi, pemberdayaan industri kecil, bakti kesehatan dan sunatan massal serta hasil penelitian terapan.

Sementara itu, ketua LPMD, Prof.Dr. H. Salim Basalamah,SE.,MSi menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan program rutin dalam merekatkan hubungan silaturrahmi Pimpinan Universitas Muslim Indonesia dengan pemerintah dan masyarakat sekaligus bertujuan agar pimpinan dapat melihat lebih dekat  kondisi dan kinerja mahasiswa KKN yang ditempatkan di desa untuk melakukan pemberdayaan dan pendampingan masyarakat dengan membangun sinergitas dengan pemerintah setempat.

“Kunjungan hari ini di kabupaten Gowa, maka tanggal 8 s./d 9 Mei akan dilanjutkan kunjungan dan silaturrahmi pemerintah, tokoh masyarakat, mahaaiswa KKN di Desa Arabika  Kec. Sinjai barat Kec. Tombolo Pao Desa Tonasa Kab, Gowa,” ungkap Ketua LPMD ini.

(Humas UMI)

error: Content is protected !!