Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Universitas Muslim Indonesia dan Memorandum of Agreement (MoA) Fakultas Teknologi Industri Universitas Muslim Indonesia dengan Pemerintah Kota Balikpapan, sangat menarik dan pertama dilaksanakan di acara Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka hari Ulang Jadi ke-122 Kota Balikpapan (7/2) di Aula Kantor Walikota Balikpapan. Hal ini nampak pada saat penandatanganan MoU UMI dan dengan Pemerintah Kota Balikpapan merupakan salah satu item kegiatan di acara rapat paripurna istimewa DPRD kota Balikpapan dalam rangka memperingati HUT Balikpapan yang ke 122 yang dipimpin Ketua DPRD Balikpapan, Abdullah, S.Sos. Selain dihadiri Anggota DRPD Kota Balikpapan juga Pimpinan Forum Komunikasi Daerah, tokoh Agama, Masyarakat dan jajaran lembaga tingkat Kota Balikpapan juga hadir Ketua BKN RI. Sementara dari UMI, Rektor UMI, Prof. Dr. H. Basri Modding, SE., MSi.,Wakil Rektor II Bidang SDM dan keuangan, Prof. Dr. H. Salim Basalamah, Dekan Fak. Teknologi Industri, Dr. Ir. H. Zakir Sabara HW., S.T., M.T, IPM, ASEAN.Eng, Kepala Humas UMI, Dr. Nurjannah Abna dan Sekprodi Profesi Insinyur FTI UMI, Ir. Taufik Nur, ST., M.T.,IPM, ASEAN Eng.

Di sela-sela Rektor UMI, Prof. Dr. H. Basri Modding, SE., M.Si., mengatakan penandatanganan perjanjian kerjasama antar dua lembaga merupakan sebuah pengakuan atas kepentingan bersama dalam membangun sinergitas, memgembangkan hubungan dan kerjasama antara kedua institusi untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia yang meliputi penyelenggaraan pendidikan, penyelenggaraan kegiatan penelitian bersama, dan pengabdian pada masyarakat.

Walikota Balikpapan HM Rizal Effendi, SE dalam sambutannya secara khusus memperkenalkan Rektor UMI dan Dekan FTI UMI kepada peserta Rapat Paripurna Istimewa. Rizal Effendi dalam sambutannya menyampaikan berbagai keberhasilan pembangunan dan juga kemungkinan tantangan yang akan dihadapi Kota Balikpapan di masa mendatang. Salah satu upaya untuk menghadapi berbagai tantangan tersebut adalah menjalin kerjasama erat dengan berbagai pihak diantaranya lembaga pendidikan yaitu Universitas Muslim Indonesia.

Sementara itu, Dekan Fak. Teknologi Industri, Dr. Ir. H. Zakir Sabara HW., S.T., M.T, IPM, ASEAN.Eng, menyampaikan siap bersinergi dengan Pemerintah Kota Balikpapan khususnya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia terkait kompetensi keinsinyuran dalam menyambut implementasi UU 11/2014 terutama kewajiban para sarjana untuk menyandang gelar Profesi Insinyur melalui PSPPI di Perguruan Tinggi. Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI) FTI UMI hingga kini telah meluluskan 270 insinyur yang beraktivitas di berbagai bidang keinsinyuran di Indonesia maupun di luar negeri. Tahun 2019 insyaAllah akan menjadi momentum awal kebangkitan insinyur Indonesia.

Dekan FTI UMI juga menyampaikan beberapa alumni FTI UMI khusunya, saat ini banyak berkarya dan memberi sumbangsih positif dalam pengembangan usaha industri di Kota Balikpapan. Zakir Sabara menyatakan siap bersinergi mendukung kebangkitan kembali Kota Balikpapan sebagai pusat Jasa dan Industri di Indonesia.

(Humas UMI)