UMI Makassar – Bina Dakwah Da’iah Remaja Islam (BIDADARI) berlangsung di Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UMI Jl.Urip Sumiharjo Makassar (30/5). Hadir Rektor UMI Prof.Dr.Hj. Masrurah Mokhtar, M.A, sekaligus membuka acara tersebut. Hadir pula Dekan FKM Dr.Sudirman, SE, M.Si, Ketua LPDKI Dr.H.M.Ishaq Shamad, M.A, Wakil Dekan IV FKM UMI Dr.H.Nukman, M.A, sejumlah karyawan dan 135 mahasiswi FKM UMI.
bidadari2
Rektor UMI Prof.Masrurah Mokhtar menyatakan pentingnya mahasiswi membekali diri dengan pengetahuan dan keterampilan dalam menempuh perkuliahan di UMI, termasuk keterampilan berdakwah. Prof.Masrurah yang diminta membawakan Materi tentang “Wanita Karir”, mencontohkan dirinya yang selalu membekali diri dengan pengetahuan dan keterampilan dengan menempuh pendidikan yang lebih baik.
“Penting bagi wanita memiliki pekerjaan dan berkarir agar bisa mandiri dan tidak terlalu tergantung kepada orang lain. Selain itu, harus rajin berdoa dan ibadah, terutama shalat wajib dan sunat, khususnya shalat malam dan puasa senin kamis,” kuncinya.
bidadari
Ketua LPDKI UMI, Dr.M.Ishaq Shamad, M.A dalam materinya berjudul “Materi dan Metode Dakwah” menguraikan ruang lingkup dakwah tidak hanya dalam bentuk ceramah, tetapi dakwah meliputi 3 bentuk, yakni dakwah bil lisan, seperti ceramah, khutbah, takziah, dll. Kedua, bentuk dakwah bil qalam, seperti buku, majalah, koran, termasuk melalui media sosial, dan ketiga dakwah bil-hal dalam bentuk menjaga prilaku, senyum, salam, sapa, sabar, sopan, santun dan sayang.
Dijelaskan pula secara teknis materi dakwah yang disusun dan disajikan melalui empat bagian, pertama pendahuluan berisi pendekatan hati, mengemukakan judul ceramah dan alasannya, sistematika dan lamanya ceramah. Kedua, gambaran senyatanya tentang tema dakwah, meliputi definisi, sisi positif dan sisi negatif tentang topik yang dibahas. Ketiga, dikemukakan solusi menurut Islam, dengan mengemukakan ayat, hadis dan pandangan ulama. Selanjutnya penutup yang disertai kesimpulan dan do’a semoga dakwah yang disampaikan bermanfaat.
“Terkait dengan metode dakwah dijelaskan di dalam Q.S.An Nahl: 125, yakni dengan cara bijaksana, pembelajaran yang baik, dan berdialog/bermusyawarah dengan cara yang baik pula,”  kuncinya.
(Humas UMI)
error: Content is protected !!