Bangun Persatuan dan Kesatuan melalui KKN Manunggal

Bersama rombongan, Rektor Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Prof. Dr. Hj. Masrurah Mokhtar dan Asisten Teritorial Kodam VII Wirabuana, Kol Inf Pranito Dwinarman mewakili Pangdam Kodam VII Wirabuana Mayor Jenderal TNI Bachtiar tiba di Kabupaten Bulukumba sekira pukul 11.30 Wita dan mendapat sambutan hangat dari Bupati Bulukumba, H Zainuddin Hasan di rumah jabatan bupati, Rabu 19 Maret.

Setelah dijamu makan siang oleh pejabat Muspida Bulukumba, di antaranya Wakil Bupati Bulukumba H Syamsuddin, Komandan Kodim 1411 Bulukumba Letkol Armed Agung Senoadji, Kapolres Bulukumba AKBP Donyar Kusumadji, Kepala Kejari Bulukumba Chairul Fauzi dan Kepala Pengadilan Negeri Bulukumba Lambertus Limbong, rombongan ini langsung melanjutkan perjalanan menuju Kecamatan Ujung Loe, tempat dipusatkannya Kuliah Kerja Nyata (KKN) UMI Makassar tahun 2014. Hadir pula Wakil ketua I DPRD Bulukumba, Andi Edy Manaf dan Wakil Bupati Bantaeng, HM Yasin.

Namun, ada yang berbeda dengan pelaksanaan KKN ini. Karena, selain melibatkan ratusan mahasiswa UMI Makassar dari berbagai Fakultas, kegiatan KKN tersebut juga diikuti oleh puluhan anggota TNI baik dari Kodim 1411 Bulukumba maupun dari Kodam VII Wirabuana.

Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah suatu kegiatan perkuliahan dan kerja lapangan yang merupakan pengintegrasian antara pendidikan, pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa secara pragmatis dan berdimensi luas melalui pendekatan komprehensif.

Dihadapan mahasiswa KKN Manunggal dan masyarakat yang menghadiri kegiatan itu, Rektor UMI Prof. Dr. Hj. Masrurah Mokhtar menjelaskan, kegiatan KKN Manunggal ini merupakan program yang pertama kali dilakukan di dunia perguruan tinggi.

“Ini adalah program yang kami rintis bersama-sama untuk menghilangkan jarak antara semua elemen, termasuk antara mahasiswa dan TNI Polri,” jelasnya, Rabu 19 Maret 2014.

Dia mengatakan, banyak kejadian di masa lalu yang menyebabkan adanya konflik vertikal antara mahasiswa dan aparat, perlahan-lahan mulai dihapuskan. Salah satunya dengan membentuk program KKN Manunggal ini. Dengan maksud, kaum intelektual dapat bersinergi dengan TNI Polri dalam menciptakan lingkungan nyaman bagi masyarakat.

Sebelum meninggalkan podium, Rektor UMI Makassar ini juga menuturkan bahwa dipilihnya Kabupaten Bulukumba sebagai daerah KKN Manunggal ini, bukan semata-mata karena daerah ini belum pernah didatangi. Namun, terbangunnya kerjasama antara pemerintah daerah dan pihak universitas, membuat KKN Manunggal ini dapat berjalan sukses.

Sementara itu, Bupati Bulukumba, H Zainuddin Hasan sangat mengapresiasi kegiatan KKN Manunggal yang dilaksanakan mahasiswa UMI Makassar dan Kodam VII Wirabuana ini. Menurutnya, sejumlah kegiatan yang dilakukan dalam kegiatan itu telah banyak memberikan bantuan kepada masyarakat, khususnya di Kecamatan Ujung Loe.

“Kalau bisa, kegiatan KKN Manunggal ini jangan hanya kali ini saja, tetapi dapat terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya,” sambutnya.

Asisten Teritorial Kodam VII Wirabuana, Kol Inf Pranito Dwinarman dalam kesempatan tersebut menyebutkan bahwa kegiatan KKN Manunggal ini sejumlah anggota TNI juga turut berpartisipasi. Dia juga berharap agar KKN Manunggal ini dapat betul-betul dilaksanakan dengan baik agar manfaatnya kepada masyarakat dapat dirasakan. “Kami upayakan agar kegiatan KKN Manunggal ini dapat terus terealisasi seperti apa yang diharapkan oleh masyarakat,” harapnya.

(Humas UMI)