Rektor Universitas Muslim Indonesia (UMI) Prof. Dr. Hj. Masrurah Mokhtar, MA didampingi Kepala Pusat Inkubator Bisnis Indonesia UMI Dr. H. Zainuddin Rahman, SE., M.Si menerima kunjungan tim monitoring dan evaluasi pusat inkubator bisnis kementrian koperasi dan UKM RI yang dipimpin Prof. Dr. Ir. Hadi Purwadaria di gedung Rektorat, menara UMI lantai 9 (26/9).

Dalam kunjungannya,  Prof. Hadi Purwadaria yang juga guru besar IPB mengatakan bahwa pembentukan pusat Inkubasi Bisnis Perguruan Tinggi yang dibantu oleh Kementrian Koperasi dan UKM hanya ada dua di Sulawesi Selatan yaitu UMI dan UNM. Karena itu, untuk mengembangkan pusat inkubasi kedepan, diperlukan adanya  pengadaan UKM minimal 3 ruangan.

Lanjut dikatakan, saat ini yang paling banyak berkembang adalah UKM mahasiswa yang bergerak dibidang penyediaan jasa dan penjualan alat-alat terkait IT.

“Saya melihat ada mini market UMI contohnya sebagai hasil inkubator.  Hal ini sangat luar biasa untuk pengembangan kedepan. Hanya yang perlu disiapkan adalah  ruangan untuk produksi,” ungkapnya.

Selain itu, Hadi mengharapkan UMI juga dapat memproduksi software terutama lewat media sosial. Kegiatan mahasiswa dalam mengerjakan tugas sambil produksi software merupakan salah satu contoh yang sangat baik untuk pengembangan UKM mahasiswa.

Sementara itu, Rektor UMI Prof.Dr. Hj. Masrurah Mokhtar,MA menitipkan terima kasih kepada Menteri Koperasi dan UKM RI  atas kepercayaan menunjuk UMI sebagi pusat inkubator bisnis di Indonesia Timur.

“Merupakan kebanggaan bagi kami memiliki inkubator dan berkesinambungan, apalagi pengembangan pusat inkubator bisnis ini untuk kebaikan UMI kedepan,” ungkap mantan wakil rektor IV UMI ini.

Karena itu, kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk mewujudkan dan mengembangkan Pusat Inkubator yang telah dimiliki UMI kedepan. UMI menjadi tombak dan pelopor inkubator di kalangan perguruan tinggi.

(Humas UMI)

error: Content is protected !!