Sarasehan dan Munas IDPII Digelar di UMI

UMI Makassar – Sarasehan dan Musyawarah Nasional organisasi Ikatan Dana pensiunan Islam Indonesia ( IDPII) yang diikuti 11 anggotanya digelar di kampus 2 Universitas Muslim Indonesia dibuka Ketua Pengurus Yayasan Wakaf UMI H M Mokhtar Noer Jaya di ruang senat kampus 2 UMI (8/9).

Hadir direktur Industri Keuangan Non bank syariah OJK Muh Muchlasin dan Amir dari OJK Ketua Asosiasi Dana Pensiun Indonesia Suheri dan Ketua Ikatan Dana Pensiun Islam Syariah eko Priyono Ketua Panitia Dr R Sudirman SE MSi.

Ketua pengurus Yayasan Wakaf UMI H M Mokhtar Noer Jaya mengatakan apresiasi dan berterima kasih atas kepercayaan IDPII menempatkan kegiatan strategisnya sarasehan dan Munas di kampus UMI.

Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan rumusan strategis dalam pengelolaan dana pensiun syariah dengan aturan yang menjadi acuan dalam pengembangannya.

“Kehadiran IDPII dengan 11 anggotanya meskipun masih sedikit umur jagung tapi saya optimis demand terhadap dana pensiun syariah akan semakin meningkat dan akan terus berkembang yang dapat bersaing dengan industri keuangan konvensional,” ujar alumni Fakultas Ekonomi UMI ini.

Ketua IDPII Eko Priyono mengatakan IDPII merupakan organisasi yang berkomitmen untuk dapat mewujudkan dana pensiun syariah terbukti dengan keikutsertaan IDPII dalam tim pembahasan rancangan tentang dana pensiun syariah dengan adanya POJK no.33 tahuan 2016 tentang dana pensiun syariah terbuka bagi IDPII untuk dapat segera merealisasikan terbentuknya dana pensiun syariah.

Ketua Asosiasi dana Pensiun Indonesia Suheri mengingatkan kehati-hatian dalam pengelolaan pengembangan dana pensiun selain dituntut kreativitas juga harus sesuai dengan koridor yang ada.

“Mengelola dana pensiun bahagia dan problem bahagia karena memberikan nilai kemanfaatan dan kebahagiaan untuk orang lain problem karena nyarinya susah,” ujarnya.

Sementara itu, ketua panitia DR R Sudirman SE MSi mengatakan bahwa kegiatan yang bertujuan merumuskan peraturan dana pensiun berbasis syariah akan dilaksanakan tanggal 7 s.d 9 September 2017 di kampus 2 UMI dengan diikuti 30 peserta dari 11 anggota utusan pengurus yaitu Uni.Islam agung. Univ islam Bandung, Univ Islam Indonesia, dapen Muhammadiyah, R.S Al Ihsan Bandung, Univ Muhammadiyah Malang, Univ.Muhammadiyah Surakarta, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Uhamak, Dapen UMI.

(Humas UMI)

Previous Mahasiswa UMI Raih Perunggu di LKTIN
Next Hakim Agung RI Bawakan Kuliah Umum di PPs UMI

You might also like

Sivitas Akademika UMI Ikuti Nuzulul Qur’an

UMI Makassar – Sivitas akademika Universitas Muslim Indonesia (UMI) menghadiri peringatan Nuzulul Quran di Masjid Umar bin Khattab UMI, Selasa (21/6). Nuzulul Quran yang merupakan agenda rutin UMI setiap bulan

LPM UMI Gelar Workshop Implementasi Rencana Audit & Evaluasi Diri

UMI Makassar – Lembaga Penjamin Mutu (LPM) UMI gelar workshop implementasi rencana audit mutu internal dan penyusunan borang dan evaluasi diri program studi. Hal ini disampaikan ketua LPM UMI Dr

LPDKI UMI Gelar Kajian Keislaman IPTEKS

Pembukaan Kajian Keislaman IPTEKS berlangsung di ruang LPDKI UMI oleh Rektor UMI diwakili Wakil Rektor 5 UMI Dr.M.Arfah Shiddiq, MA (26/9). Hadir sejumlah dosen dan 100-an mahasiswa UMI. Dr.M.Arfah Shiddiq,