Silaturrahmi Kepala LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi dengan Pascasarjana UMI (28 Februari 2020)

Posted by Umi Makassar on Thursday, February 27, 2020

Jajaran Program Pascasarjana (PPs) Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, melakukan silaturahmi bersama Kepala Lembaga Pendidikan Tinggi (LLDikti) wilayah IX Sulawesi.

Pertemuan berlangsung di Aula PPs UMI Makassar, Jl. Urip Sumoharjo, Jumat (28/2). Hadir langsung Kepala LLDikti wilayah IX Sulawesi, Prof. Dr. Jasruddin, M.Si. Direktur PPs UMI, Prof. Dr. H. Baharuddin Semmaila, M.Si, Asdir I, Prof. Dr. H. Abdurrahman MUs, SE.,M. Si, Asdir II, Prof. Dr. H. Sufirman Rahman SH, MH, Asdir III, Dr. Ir. Hj. ST. Maryam, MT.

Direktur PPs UMI, Prof. Dr. H. Baharuddin Semmaila, M.Si menyampaikan agenda silaturahmi dengan LLDikti sudah lama direncanakan, namun kini baru terealisasikan.

“Silaturahmi ini diagendakan sejak lama, Hari ini baru terwujud. Kami berdosa jika tak bertemu pak kepala LLDikti,” ujarnya.

Pada kesempatan ini juga. Prof. Baharuddin memperkenalkan struktur jajaran Asisten Direktur (Asdir) di PPs UMI Makassar yang dipimpinnya.

Kepala LLDikti Sulawesi, Prof. Dr. Jasruddin, M.Si menyampaikan perlunya pengembangan SDM di PPs UMI agar setara dengan perguruan tinggi lainya yang berkembang maju di Indonesia.

Menurutnya, selama memimpin LLDikti,q Kini mengupayakan peningkatan program studi di jenjang pendidikan Magister (S2) dan Doktor (S3) lebih baik lagi.

“Ada program kami di L2Dikti, bagaimana program peningkatan S2 dan S3. Kita tau program di luar Jawa sudah buka peluang bagi Indonesia Timur. Semoga diupayakan semua prodi di PPs UMI dapat akreditasi A. Agar membuka peluang bagi masyarakat Timur di Papua dan lainya,” harap dia.

“Ia berpendapat UMI sebagai PTS terbaik di Indonesia sehingga sangat baik jika memberikan kesempatan baik kepada masyarakat. Tentu kata dia, pengembangan jumlah program studi juga perlu ditingkatkan.

“PPs UMI mau banyak uang tambah mahasiswa, tambah mahasiswa tambah program studi. Maka harus jumlah prodi dari 15, usahkan sampai 20 atau 25 prodi. Ini perlu dikembangkan,” tuturnya.

Oleh sebab itu, Prof. Jasruddin mendesak pihak PPs UMI agar segera membentuk tim satuan kerjaw (satker) pengembangan program studi. Hal ink agar mempermudah pengusulan ke kementrian Pendidikan Tinggi agar mendapat persetujuan.

“Sekarang butuh banyak kerja. Bukan parentah. Target berapa prodi baru kita ajukan nantinya. Saat ini ada aturan baru, mempermudah untuk dibuka program studi. Gunakan semua peluang yang ada,” ungkapnya.

(HUMAS)