Maret 4, 2017 256 Views

Suplementasi Transfer Factor Meningkatkan Berat Badan dan Keterampilan Sosial Anak Gizi Buruk-Kurang

Abstrak: Lebih dari 50% anak meninggal di negara berkembang karena infeksi yang disebabkan oleh kekurangan gizi. Menurut laporan khusus dari klinik-klinik dokter anak, Transfer Factor(R) efektif memperbaiki pertumbuhan dan perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan mengetahui keefektifan Transfer Factor (R) terhadap peningkatan berat badan dan keterampilan sosial anak gizi buruk-kurang usia 3-4 tahun. Jenis penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah semua anak yang memiliki status gizi buruk-kurang di Kelurahan Pannampu Kecamatan Tallo, Kota Makassar tahun 2015. Teknik pengambilan sampel, yaitu random sampling dengan jumlah sampel 20 anak. Data analisis menggunakan uji t berpasangan. Penelitian ini menemukan bahwa suplementasi Transfer Factor (R) juga efektif terhadap peningkatan berat badan anak gizi buruk-kurang (p=0,000<α=0,05). Transfer Factor (R) juga efektif terhadap peningkatan berat badan anak gizi buruk-kurang (p=o,oo1<α=0,05). Disimpulkan bahwa Transfer Factor(R) efektif terhadap peningkatan berat badan dan ketermapilan sosial anak gizi buruk-kurang umur 3-4 tahun.

Kata Kunci : Suplementasi, transfer factor (R), anak gizi buruk-kurang

Artikel ini telah diterbitkan pada MKMI (Media Kesehatan Masyarakat Indonesia) The Indonesian Journal of Public Health Volume 12, Nomor 2, Juni 2016.

Berikut hasil review dari reviewer internal:

Previous Transfer Factor Supplementation Increases Weight Gains and Improves Gross Motor development of Main Nourished Children
Next UMI Adakan Workshop SOP Pencerahan Qalbu

You might also like

Implementasi TQM menuju World Class University pada Biro Administrasi Umum Universitas Muslim Indonesia Makassar

Abstract: This research goal was to understand ”The Implementation of Total Quality Management (TQM) for World Class University (WCU) in The General Administration Office, Indonesian Moslem University” . This research

Transportation Model to Minimize Distribution Cost of Construction Material

Abstract: Transportation models for material distribution are a method to organize the transportation process of a product (material) from various sources to provide product (materials) to various destinations (project site).

Hubungan Gaya Kepemimpinan terhadap Kinerja Tenaga Kesehatan di Puskesmas Wara Selatan, Kota Palopo

Artikel ini telah dipublikasikan pada Jurnal Administrasi & Kebijakan Kesehatan Indonesia: The Indonesia Journal of Health Administration and Policy, Volume 2, Nomor 02, Mei 2013. Jurnal ini diterbitkan oleh Bagian