Makassar, umi.ac.id – Universitas Muslim Indonesia (UMI) memperingati Hijraturrasul Tahun Baru Hijriah 1444-1442/2020 M secara virtual yang dipusatkan di Mushalah Lantai 10 Menara UMI, Jalan Urip Sumohardjo, Makassar, Rabu (19/8/2020).

Peringatan 1 Muharram ini dirangkaikan sekaligus dengan Tasyakuran UMI atas posisi 64 UMI terbaik Perguruan Tinggi Se Indonesia dan PTS terbaik di Kawasan Timur Indonesia dalam klasterisasi perguruan tinggi oleh Kemendikbud 2020 dan Doa Keselamatan Bangsa.

Hadir Ketua Pembina, Ketua Pengurus, Ketua Pengawas Yayasan Wakaf UMI,, pimpinan Fakultas/Ketua Lembaga/Unit, Direktur PPs UMI, Direktur Pesantren Padanglampe, Direktur ABA dan ratusan sivitas akademika UMI, baik melalui zoom maupun live streaming di YouTube.

Juga terlihat Rektor UMI Prof. Dr. H. Basri Modding, S.E, M.Si, WR I Dr. Ir. Hanafi Ashad, S.T, M.T, WR II Prof. Dr. H. Salim Basalamah, S.E, M.Si, WR III Prof. Dr. H Laode Husen, WR IV Dr. KH. Zain Irwanto, dan WR V Prof. Dr. Ir. H. M. Hatta Fattah, MS.

Dalam sambutannya, Prof Basri Modding mengatakan, salah satu kado istimewa di momen Hijraturrasul kali ini adalah perihal naiknya posisi UMI dalam klasterisasi perguruan tinggi oleh Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendikbud RI Tahun 2020.

UMI, kata Prof Basri Modding, berada dalam posisi 64 dari dua ribu lebih perguruan tinggi negeri dan swasta se-Indonesia yang dinilai aktif dan masuk dalam klasterisasi perguruan tinggi 2020.

“Ini adalah hal baik yang dicapai oleh kita semua. Peringkat 64 secara nasional ini berkat kerjasama semua civitas akademika UMI. Harus kita syukuri capaian ini,” ungkap Prof Basri Modding.

“Berada di posisi 64 itu sebenarnya terbilang susah. Apalagi kita berada dalam klaster 3 yang diisi oleh perguruan tinggi unggulan negeri dan swasta,” sambung Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMI ini.

Lebih jauh, disebutkan Prof Basri Modding, dalam memperingati momen Hijraturrasul bagi civitas akademika UMI adalah dengan semakin mendorong loyalitas kerja demi almamater tercinta. Selain itu, Hijrah dalam kondisi pandemi saat ini dapat bermakna dari pembelajaran offline menjadi online.

“Kalau Allah menginginkan UMI maju, pasti akan maju. Mari kita saling menjaga, bersinergi, saling mendukung untuk menunjang UMI yang kita cintai,” tambahnya.

Lebih umum, Prof Basri menjelaskan, makna hijrah lebih ditekankan pada bagaimana mendorong tatacara hidup yang lebih baik dari sebelumnya.

“Ada banyak makna yang telah dilahirkan oleh para pendahulu. Tentang hijrahnya Rasulullah dari Mekkah ke Yastrib (Madinah sekarang). Sebagai umat islam kita yakni hijrah ini adalah dakwah. Ini menandakan bahwa sebagai perubahan untuk berbuat baik dalam berdakwah. Karena berhijrah dalam kebaikan dijamin dalam Alquran,” tutup Prof Basri.

Selanjutnya Wakil Rektor IV UMI Dr.KH.M.Zein Irwanto, M.A memimpin doa Akhir Tahun, Doa Awal Tahun, Doa Tasyakuran dan Doa Kemaslahatan Bangsa. Kemudian dilanjutkan shalat sunat taubat dan shalat sunat hajat.

Ketua Panitia Dr.H.M.Ishaq Shamad, M.A sekaligus Host pada acara tersebut menyampaikan tujuan kegiatan ini dalam rangka menyemarakkan syiar Islam dalam memperingati Tahun Baru Islam atau Hijraturrasul 1 Muharram 1442 H secara virtual. Selain itu juga untuk menyatakan rasa syukur atas capaian UMI menempati posisi 64 Perguruan Tinggi terbaik se Indonesia dan PTS terbaik di Luar Pulau Jawa tahun 2020 versi Klasterisasi Perguruan Tinggi oleh DIKTI.

Kepala UPT PKD UMI ini mengatakan sivitas akademika UMI juga mendoakan bangsa Indonesia agar dapat keluar dari krisis ekonomi global dan lepas dari ujian pandemi Covid 19, jelasnya.

Acara ini selanjutnya dilanjutkan di masing-masing fakultas dibawah koordinasi wakil Dekan IV UMI dalam bentuk zikir, yasinan dan doa bersama secara virtual, setelah pelaksanaan shalat isya berjamaah, tambah alumni UMI ini.

(HUMAS)