Makassar, umi.ac.id – Kabar positif demi kabar positif terus menghampiri Universitas Muslim Indonesia (UMI). Kabar itu mulai dari capaian hingga prestasi mahasiswa sampai dosen.

Seperti yang terbaru adalah informasi bahwa UMI naik posisi dalam klaterisasi perguruan tinggi nasional ke posisi 64 dari dua ribu PTS dan PTN se-Indonesia. UMI di tahun sebelumnya tidak berada di posisi 102.

Capaian UMI tidak hanya disyukuri oleh internal UMI, namun juga oleh LLDikti Wilayah IX Sulawesi dan Gorontalo di bawah pimpinan Prof. Dr. Jasruddin Daud, MS.

Kebehasilan UMI berada di posisi 64 ini kemudian dibahas dalam Talkshow LLDikti 9 Episode 6 bertajuk ‘Capaian PTS Sulawesi pada Klasterisasi Perguruan Tinggi Tahun 2020’ yang disiarkan secara live di Channel Youtube LLDIkti 9, Jumat (21/8/2020).

Mewakili Rektor UMI Prof. Dr. H Basri Modding, WR I UMI Dr. Ir. Hanafi Ashad, M.T tampil sebagai pembicara. Dalam kesempatan itu, Hanafi Ashad, yang juga Ketua Tim Pemeringkatan UMI Tahun 202 membeberkan rahasia UMI sehingga meraih posisi 64 dalam klasterisasi PT tahun ini.

Mantan Dekan Fakultas Teknik UMI ini mengatakan, apa yang dicapai oleh UMI saat ini tidak lain merupakan kerjasama dari semua civitas akademika UMI dari tingkat atas hingga bawah.

Yang paling penting, kata Hanafi Ashad, adalah kerjasama yang dilakukan dengan kerja terstruktur. Salah satunya dengan membentuk tim khusus.

“UMI membentuk tim tim khusus untuk menyelesaikan semua hal yang diperlukan mulai dari dokumen, hingga tracer study dan lain sebagainya. Alhamdulillah hasilnya seperti ini,” ungkap Hanafi Ashad yang juga alumni Fakultas Teknik UMI ini.

Sementara itu, Prof Jasruddin yang juga hadir dalam kesempatan itu mengatakan, capaian UMI dan PTS lain di Sulawesi dalam 100 besar merupakan kado baik bagi kinerjanya selama memimpin LLDikti Wilayah IX.

Pada dasarnya, dibeberkan Prof Jas, sapaannya, target dari LLDikti Wilayah IX hanya satu PTS yang masuk dalam 100 besar klatsterisasi PT tahun ini, namun ternyata lebih dari satu, dan UMI yang berada di posisi teratas.

“Saya jujur bahagianya ini. Fakta integritas saya memang minimal ada satu PTS yang masuk 100 besar tapi ini di luar ekspektasi saya ternyata melebih dari target. Yang bahkan PTS lain juga di wilayah 9 banyak mengalami peningkatan posisi ada bahkan yang dari 700 mampu pindah posisi ke 200 itu luar biasa sekali,” tutur Prof Jasruddin.

“Terima kasih kepada UMI dan Unibos yang telah mendahului teman teman,” sambungnya.

(HUMAS)