MAKASSAR, – Dalam rangka pengembangan SDM Publikasi Internasional/International Publication Collaborative Centre (IPCC), tim dosen Universitas Tadulako, Palu studi ilmiah ke Universitas Muslim Indonesia (UMI), Kamis dan Jumat (14/6).

Tim yang terdiri lima dosen itu masing-masing, Taqyuddin Bakri, S.Pd,M.Pd, M. Alfit A. Laihi, SP,M.Agr, Fikar  Febrian, S.Pd, Nurul Huda Rahman,S.Stat, Rahmat Hidayatullah,S.Stat dan Filnayanti, S.Pd tersebut diterima Rektor  UMI, Prof. Dr. H. Basri Modding,SE.,M.Si. Kamis (13/6) di Menara UMI.

Hadir mendampingi Rektor, para Wakil Rektor, Ketua LPM UMI, Prof. Dr. H. Makshud serta para pengelola jurnal tingkat fakultas dan Program Pasca Sarjana UMI.

Koordinator Tim IPCC UNTAD, Taqyuddin Bakri menjelaskan, sejak 2018 Univesitas Tadulako miliki unit Pusat Kerjasama Publikasi Internasional (International Publication Collaboration Centre (IPCC).

Untuk mengoptimalkannya, dibutuhkan tata kerja andal serta manajemen dalam mengelola artikel sebagai  persiapan menuju publikasi internal.

Terkait niat mulia pengembangan SDM itulah, pihak Untad melakukan  kunjungan studi ilmiah ke UMI, Kamis-Jumat (13-14 Juni 2019), kata Taqyuddin.

Dalam sambutan penerimaan tamu dari Untad itu, Rektor UMI merespon positif dan berterima kasih atas kunjungan silaturahimnya ke-UMI.

Selama di UMI diharapkan aktif berkoordinasi dan berdiskusi dengan pihak LPM  UMI serta pengelola jurnal fakultas dan Program Pascasarjana UMI.

Sebelumnya, Guru Besar Fakultas Ekonomi UMI itu perkenalkan, UMI yang terakreditasi institusi A itu kini mengelola 56 program studi, 2 Diploma, 34 S1, 11 magister, 3 Profesi dan 3 Prodi S3. Dari 4.674 PTN/PTS di  Indonesia, UMI masuk 100 perguruan terbaik Indonesia dan menempati urutan ke-64, ungkap Rektor UMI.

(HUMAS)