Pelatihan Penyelenggaraan Jenazah Bagi Dosen UMI berlangsung di Aula Prof.Dr.Hj.Masrurah Mokhtar,MA Kampus 2 UMI Jl.Urip Sumiharjo Km.05 Makassar (23/1). Hadir Wakil Rektor IV UMI Dr.KH.M.Zein Irwanto, S,M.A, sekaligus membuka acara ini secara resmi. Hadir pula Ketua UPT.Pengembangan Karakakter dan Dakwah UMI Dr.HM.Ishaq Shamad,M.A, Ketua Tahfiz UPT.PKD Ahmad, M.Pd, sejumlah panitia dan 30 orang peserta.

KH.M.Zein Irwanto,M.A menyatakan pentingnya memahami proses penyelenggaraan jenazah. Penyelenggara jenazah harus berani, ikhlas dan tingkat spiritualitas yang tinggi. Sebab mayat harus dimuliakan, karena mayit tidak bisa lagi mengurus dirinya sendiri.

Dikatakan penyelenggara jenazah, adalah belajar mati sebelum waktu mati tiba, sehingga peserta bisa mengerti ilmunya dan berusaha bisa mengimplementasikan dalam kehidupan masyarakat.

Hasil implementasi yang dilakukan untuk penyelenggaraan jenazah merupakan hasil akhirat sebagai washilah untuk menjadi amal jariah, jelasnya.

Apresiasi kepada UPT PKD yang cerdas menyelenggarakan pelatihan proses penyelenggaraan jenazah ini, karena sebaiknya jika ada keluarga dosen/karyawan UMI yang meninggal, maka keluarga dekatlah yang sebaiknya mengurus jenazah tersebut, harapnya.

Sementara itu, Ketua UPT PKD Dr.M.Ishaq Shamad,M.A menyatakan tujuan pelatihan ini untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan bagi dosen UMI dalam menyelenggarakan jenazah. Hal ini penting sebagai wujud pengabdian dosen UMI dalam menjalankan visi UMI sebagai lembaga dakwah, jelasnya.

Pelatihan ini disertai dengan praktek langsung dengan menjadikan salah seorang staf PKD UMI yang berperan sebagai mayit yang akan dikafani dan dishalati oleh narasumber dan disaksikan oleh para peserta, jelasnya.

Pemateri antara lain Dr.KH.M.Zein Irwanto membahas “Konsep Kematian Menurut Al-Qur’an”, Dr.HM.Ishaq Shamad membahas “Pentingnya Takziah”, dan Dr.HM.Yusri Arsyad membahas “Teknik dan Praktek Penyeleggaraan Jenazah”, jelasnya.

(HUMAS)