Waktu singkat hasilkan implementasi program

UMI Makassar – Waktu 2 hari, merupakan perjalanan singkat Rektor UMI beserta rombongan dalam memenuhi undangan Rektor Griffith University Brisbane Australia untuk melaksanakan penandatangan Mou dengan Rektor Griffith University, di Nathan Campus yang juga merupakan salah satu kampus dari lima kampus yang dimiliki Griffith University.

Hadir mendampingi Rektor UMI Wakil Rektor II UMI Dr. H. Iskandar BP,MSc., dekan Fakultas Kedokteran Prof.Dr. H. Syarifuddin Wahid, dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Dr. H.Sudirman, SE.,M.Si., dekan Fakultas Farmasi Rahmat Koesman, SKm.,M.Farm, dekan Fakultas Teknologi Industri Ir. H. Zakir Sabara,MT., Ketua Lembaga Penjaminan Mutu Dr.Karim Hadi dan H. Hasbi Ali,SH.,MH.

Tiba hari Kamis, 30 Oktober 2014 di Brisbane dari perjalanan sehari sebelumnya dari Makassar pukul 11,00 dan transit di Singapura hingga 6 jam, dan melanjutkan perjalanan ke Brisbane jam 9.15 dan Alhamdulliah tiba di Brisbane, pukul 7.15, dua jam sebelumnya waktu Makassar. Hanya menggunakan waktu persiapan 45 menit, di Hotel Ibis, tim melanjutkan pertemuan Coffee morning dengan Prof. Cordia Direktur CEPT Brisbane University hingga pukul 12.00.

Dalam jamuan coffee morning tersebut, kedua belah pihak memperkenalkan institusi masing-masing; dari pihak Griffith, disampaikan Prof. Cordia dengan memperkenalkan Griffth University. Menurut Prof. Cordia, Griffith University merupakan universitas yang pertama memiliki kantor perwakilan Indonesia dan setiap mahasiswa yang kuliah di Griffith University yang memiliki lima kampus yaitu Gold Coast campus, Logan campus, Mt. Gravatt campus, dan South Bank campus. Griffith University juga memiliki berbagai pilihan studi untuk meraih gelar sesuai strata yang diinginkan, diantaranya; program Humaniora dan bahasa, Bisnis dan perdagangan, Pendidikan Teknik dan IT, Lingkungan, perencanaan dan arsitektur, Kesehatan, Kriminologi dan hukum, Musik, Sains dan penerbangan, seni visual dan kreatif. Namun dalam diskusi tersebut, lebih khusus membicarakan program publik health yang merupakan program jurusan di kampus nathan.

“ Kami memiliki 5 kampus rentang 3 kota antara Brisbane dan Gold Coast, masing-masing dengan bidang yang berbeda dari pengajaran dan kekuatan penelitian dan bekerja sama dengan masyarakat lokal,” ungkap Prof. Cordia, Direktur CEPH.

Kampus Gold Coast  dikunjungi tim UMI esok harinya, Jumat 30 Oktober 2014 khusus untuk Fakultas Kedokteran dan rumah sakit pendidikan dipusatkan di Gold Coast yang memiliki jarak tempuh 2 jam dari Queensland, atau kota Brisbane, Australia.

Sejak membuka pintunya pada tahun 1975, Griffith University telah dianggap sebagai salah satu perguruan tinggi paling inovatif di Australia dan salah satu universitas paling berpengaruh di kawasan Asia-Pasifik.

“Kami adalah universitas pertama di Australia yang menawarkan gelar dalam studi Asia dan studi lingkungan untuk siswa kami dan kami tetap menjadi pelopor dalam bidang ini. Kami telah berkembang menjadi sebuah lembaga multi-kampus besar dengan kekuatan yang diakui secara internasional dalam pengajaran dan penelitian. Griffith sekarang menawarkan lebih dari 300 pilihan di lima kampus dan merupakan rumah bagi lebih dari 43.000 mahasiswa dari 131 negara,” jelasnya (31/10).

Dikatakan pula, Griffith adalah penyedia pendidikan terbesar kesembilan tinggi Australia. Dalam pertemuan tersebut, Prof. Cordia memberi apresiasi kepada UMI sebagai lembaga pendidikan swasta terbesar di KTI dan telah menancapkan pondasi Tri Darma Perguruan Tinggi yang memperlihatkan perkembangan yang luar biasa.

“Saya enam bulan lalu menginjakkan kaki di UMI, saya melihat UMI luar biasa sebagai PTS di Indonesia,” tambahnya.

Setelah itu, tim menunaikan shalat dhuhur di kampus, lalu tim dijamu makan siang di kantin kampus, setelah itu berkeliling di kampus Nathan selama 3 jam, ditunjukkan kantor pusat, perpustakaan serta kantor perwakilan mahasiswa Indonesia yang kuliah di Griffith University.

Tepat pukul 17.00. dilaksanakan penandatanganan MOU Rektor UMI dan Rektor Griffith Prof. Sarah Todd, Pro Vie Chancellor International Griffith University, Queensland, Australia, disaksikan Dekan FKM dari UMI dan dari pihak Griffith University, disaksikan Direktur CEPH Prof.Cordia. Sebelumnya, pukul 15.30-17.00 dilaksanakan diskusi untuk membicarakan program jangka panjang dan jangka pendek yang akan dilaksanakan kedua belah pihak, sehingga diharapkan kerjasama ini tidak hanya sebatas penandatanganan di kertas MOU, namun dalam waktu dekat ada implementasi, diantara hasil diskusi yang merupakan kesepakatan adalah akan dilaksanakan seminar internasional sebagai bentuk kerjasama kedua belah pihak yang akan dilaksanakan di kampus UMI bulan Januari 2015, pengirim dosen dan mahasiswa untuk studi lanjutdan short course, khususnya jurusan public health, dan sebagainya.

Pada malam harinya, tim UMI dijamu makan malam di restoran Turki oleh Prof. Cordia beserta kepala Kantor Urusan Internasional Griffith University dan beberapa mahasiswa Indonesia yang mengambil program doktor di Griffith University hingga pukul 21.30.

“Penerimaan dan fasilitas yang diberikan luar biasa, the best excellent,” ungkap rektor UMI Prof.Dr. Hj. Masrurah Mokhtar, MA yang terharu, UMI mendapatkan respon dan  apresiasi dari pimpinan Griffith University.

Banyak hal yang didapatkan selain keramahan pimpinan  Griffith dan mahasiswa Indonesia yang sementara  kuliah di sana, diantaranya 1 orang dari Kota Palopo yang mengambil program magister Public Health juga nampak dalam perwajahan Brisbane yang sejuk dan indah.

(Humas UMI)

error: Content is protected !!