Makassar, umi.ac.id – Universitas Muslim Indonesia (UMI) menggelar Silaturahmi dengan Atase Pendidikan KBRI di Thailand, Deputy Rector Fatoni University, Thailand, dan Vice Chancellor University College of Yayasan Pahang, Malaysia, Selasa (29/12/2020).

Bertempat di Ruang Rapat Senat Gedung Menara UMI Lt. 9, silaturahmi dilaksanakan melalui video conference zoom dengan agenda diskusi Join Class Program dan International Student Program.

Atase Pendidikan KBRI di Thailand, Prof. Dr. H. Mustari Mustafa, M.Pd., mengatakan silaturahmi ini adalah acara yang strategis dan nuansanya adalah untuk kemajuan, memperkuat kapasitas universitas dan memperkuat kepercayaan dari masyarakat.

“Di usia menginjak 67 tahun, berharap UMI semakin maju dan berkontribusi untuk bangsa dan dunia. Ditambah dengan akreditasi A, UMI adalah universitas yang bereputasi, UMI terakreditasi ‘A’, Akreditasi tertinggi di Indonesia. UMI sangat membantu kedutaan.

Adapun fungsi kedutaan adalah sebagai representasi dan fasilitasi. Yakni mewakili UMI untuk menjelaskan tentang status UMI kepada mitra khususnya di Atase Pendidikan.” papar Dr. Mustari Mustafa.

“Kami merasa senang, bangga, menjelaskan apa itu UMI. Antara lain kami menyebut bahwa UMI memiliki akreditasi terbaik, memiliki kematangan dalam sejarah,” ungkapnya.

Diketahui, Dr. Mustari Mustafa yang sudah menjabat selama 3 tahun 8 bulan ini akan mengakhiri masa kerjanya pada Februari 2021. “Saya dari UIN Alauddin Makassar, kalau sudah Kembali akan lebih mudah dalam memfasilitasi,” katanya.

“Saya menyambut baik kerjasama dengan Fatoni University, karena UMI adalah universitas yang memperkuat dakwah islamiah dan terbuka dengan international student,” tutupnya.

Hadir secara virtual pula Deputy Rector for International Relations Fatoni University Thailand, Prof. Dr. Sukree Langputeh dan Vice Chancellor University Colleg of Yayasan Pahang Malaysia, Dr. Azhar bin Jaafar. Sedangkan dari UMI, Hadir Rektor UMI Prof. Dr. H. Basri Modding, S.E., M.Si., Wakil Rektor (WR) I Dr. Ir. H. Hanafi Ashad, M.T., WR II Prof. Dr. H. Salim Basalamah, S.E., M.Si., WR III Prof. Dr. H. Laode Husein, S,H., M.H., WR IV Drs. KH. Zain Irwanto, M.A., WR V Prof. Dr. Hatta Fattah, M.S., Direktur Program Pascasarjana, Dekan Fakultas Agama Islam, Dr. Ismail Suardi Wekke, Kepala Biro Umum dan Kepala Humas.

Rektor UMI Prof. Dr. H. Basri Modding, S.E., M.Si., dalam sambutannya mengatakan sebagai kampus terbuka dan islami, UMI siap bekerja sama dan merespon Joint Class Program dan International Student Program ini.

“Saya mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya silaturahmi ini. Semoga ke depannya ada kesepahaman untuk melaksanakan silaturahmi berikutnya,” kata Prof. Basri Modding.

Wakil Rektor V UMI Prof. Dr. Hatta Fattah, M.S., selaku moderator mengungkapkan bahwa UMI adalah perguruan tinggi swasta (PTS) terbaik di Indonesia Timur.

“Tahun ini adalah tahun inovasi, UMI mendapatkan penghargaan sebagai PTS terbaik se-Sulawesi dan mendapat peringkat ke-64 dari dua ribu lebih PTN/PTS secara klasterisasi nasional,” ungkapnya.

Maka tahun depan, lanjut Prof. Hatta Fattah, UMI memasuki periode pencapaian. Salah satu yang ingin dicapai adalah internasionalisasi UMI. “Melalui silaturahmi ini, UMI berharap Joint Class Program maupun International Student Program dapat terealisasi,” katanya.

Realisasi Joint Class Program, diharapkan awal tahun 2021 dapat terlaksana melalui perkuliahan maupun seminar dengan Fatoni University atau Pahang University. Sedangkan International Student Program, lanjut Prof. Hatta Fattah, UMI setiap tahun menerima 6.000 mahasiswa dimana 2,5% dialokasikan untuk beasiswa. “Kami berharap ini bisa dialokasikan untuk mahasiswa luar negeri khususnya dari Thailand dan Malaysia,” harapnya.

Program lain yang memungkinkan adalah pertukaran professor dan dosen serta kolaborasi penelitian. Lebih jauh, pada Milad UMI ke-67 mendatang, UMI merencanakan adanya Second International Conference on Halal Policy and Sustainability, dan berharap Thailand dan Malaysia maupun negara-negara lain dapat berkolaborasi. “Sehingga ini menjadi kontribusi yang penting untuk dunia maupun global,” pungkas Prof. Hatta Fattah.

Silaturahmi yang berlangsung interaktif ini menghasilkan keputusan bahwa kerja sama akan ditindaklanjuti melalui MoU dan diikuti dengan MoA yang akan dilaksanakan bulan Januari 2021.

(HUMAS)