UMI Makassar – Ketua Lembaga Pengembangan Dakwah & Kampus Islami (LPDKI) UMI Dr.M.Ishaq Samad, MA mewakili UMI mengikuti Workshop/TOT Penguatan Pendidikan Karakter dan Muatan Kurikulum Baru pada Dosen Mata Kuliah Umum (MKU) berlangsung di Hotel Goodway and Resort Nusa Dua Bali (20 sd 23/11).

TOT ini dihadiri sekitar 150 peserta utusan dari berbagai perguruan tinggi se Indonesia, termasuk utusan dari UNHAS dan UNM. Hadir sebagai narasumber antara lain Prof.Dr.Udin S Winataputera (Universitas Terbuka), Dr.Ivan Hanafi (Universitas Negeri Jakarta), dan sejumlah pemateri dari DIKTI (Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi).

Tujuan workshop ini yakni untuk memperkuat pelaksanaan pembangunan karakter bangsa di Perguruan Tinggi melalui upaya membangun sikap, pengetahuan, dan keterampilan profesional dosen MKU sebagai pendidik profesional melalui TOT.

Selain itu, secara khusus tujuan pelatihan ini agar dosen MKU mampu membangun persepsi dan sikap positif serta mampu mengimplementasikan Kebijakan Nasional Pendidikan Karakter melalui pelaksanaan kegiatan kurikuler, kokurikuler, dan ektra kurikuler Mata Kuliah Umum (Agama, Pancasila, Kewarganegaraan, dan Bahas Indonesia) dan Pengembangan budaya akademik di Perguruan Tinggi.

Dalam sambutannya, Endrotomo (salah satu Tim Kurikulum Perguruan Tinggi DIKTI), mengemukakan bahwa kedepannya DIKTI mengembangkan kuliah on line pada Mata Kuliah Umum ini.

“Misalnya, mahasiswa dapat mengikuti kuliah Pancasila di internet dan jika dinyatakan lulus, maka mahasiswa yang bersangkutan tidak perlu lagi memprogramkan Mata Kuliah Pancasila di perguruan tingginya”, urainya.

Di sela-sela acara workshop, salah satu isu yang dipertanyakan beberapa peserta mengenai program unggulan Pencerahan Qalbu UMI sebagai salah satu model pendidikan karakter bangsa dan dijelaskan dengan gamblang oleh Ketua LPDKI UMI Dr.M.Ishaq Samad,MA.

(Humas UMI)

error: Content is protected !!