Universitas Muslim Indonesia sebagai PTS terkemuka di Indonesia Timur khususnya, bukan isapan jempol belaka, kembali PTS yang terakreditasi Unggul (A), pertama di Luar Pulau Jawa dan satu-satunya di Indonesia  Timur ini, kembali menorehkan prestasi sebagai salah satu PTS yang lolos di PIMNAS tahun 2019, even ilmiah bergengsi bagi mahasiswa.

Sebagaimana diketahui, surat  yang ditandatangani Direktur Kemahasiswaan  Belmawa Kemenristekdikti, Dr. Didin Wahidin,  perihal Penetapan Peserta Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-32 Tahun 2019 Nomor : B/2341/B3.1/KM.02.13/2019 Jakarta, 30 Juli  2019, menetapkan 126 Perguruan Tinggi se Indonesia dan khususnya  di Sulawesi Selatan  ada lima yaitu  UNHAS, UNM, UMI, STIFA dan UIM.

“Tentu, keberhasilan anak-anak kami kembali menorehkan prestasi, merupakan suatu bentuk komitmen  kami dalam membangun budaya menulis karya ilmiah dikalangan mahasiswa. Prestasi ini menunjukkan bahwa kami sangat menjaga mutu kualitas pengembangan kreatifitas mahasiswa,  meskipun masih jauh dari target, tapi upaya keras yang telah dilakukan tentu kami sangat apresiasi,   Sekarang bagaimana anak-anak kami, delegasi dari UMI, mempersiapkan diri untuk bersaing diajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) tahun ini dengan kebersamaan kita, saling membantu   dan insya Allah kami tentu senantiasa mendoakan insya Allah dapat meraih medali emas, amin, ujar Rektor UMI, Prof.Dr. H. Basri Modding saat ditemui diruang kerjanya, Menara UMI lt 9 ( 31/7).

Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi RI mendorong seluruh perguruan tinggi agar dapat memfasilitasi para mahasiswanya dalam menunjukkan prestasinya. Pekan ilmiah Mahasiswa Nasional  ini juga merupakan salah satu wahana untuk mengukur indikator kinerja perguruan tinggi dari sisi pembinaan mahasiswanya, tambah alumni Fakultas Ekonomi UMI ini.

Basri  Modding juga menambahkan,  kami akan terus menggenjot mahasiswa UMI  untuk mengejar prestasi hingga ke taraf internasional dan kami  pun memberikan apresiasi kepada para mahasiswa berprestasi dan juga kepada   para dosen pembimbing yang telah mendorong para mahasiswa dalam menunjukkan prestasinya.

Tahun ini, UMI  berhasil lolos dengan dua tim dengan judul masing-masing PEMBASSIINDO (Pembelajaran Bahasa Isyarat Bahasa Indonesia Tunarungu Berbasis Android di SLBN 2) dan Menggali Nilai Siri’ na Pacce sebagai Tinjauan Sosiologis Pembentukan Perda Anti Korupsi.

(HUMAS)