UMI Makassar – Sebanyak 587 mahasiswa KKN Tematik UMI dilepas oleh Rektor UMI yang diwakili Wakil Rektor V Prof.Dr. H. Ma’ruf Hafidz,SH.,MH., yang sekaligus penerimaan Bupati Pinrang yang diwakil Sekda,Syarifuddin Side, yang berlangsung di auditorium Al-Jibra Kampus 2 UMI (6/8).

Hadir dalam acara tersebut, Ketua LPMD UMI, Prof.Dr. H.Salim Basalamah, SE., Msi., Sekretaris LPMD UMI, Drs. H. Rauf Assagaf,M.Pd., Kabid KKN, Ir. Kadir Salim,MT, Pimpinan Fakultas dan Ketua Lembaga serta dosen supervisi dan Kepala Humas & KUI Dr. Hj. Nurjannah Abna.S.S.,M.Pd.

Ma’ruf Hafidz dalam sambutannya mengatakan, keberadaan mahasiswa UMI di  lokasi KKN diharapkan banyak belajar dan berinteraksi  dengan masyarakat dengan mengenali budaya dan adat setempat. Keberhasilan pelaksanaan mahasiswa KKN  dilihat sejauhmana interaksi sosial antara masyarakat yang mendambakan pikiran cerdas dengan desain program yang menyentuh langsung dengan kebutuhan masyarakat setempat sebagaimana ruh kegiatan ini yang dimaksudkan sebagai bentuk tanggung jawab sosial sivitas akademik UMI untuk berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

kkn pinrang (1)Selain itu Ma’ruf menitip pesan kepada mahasiswa KKN UMI untuk senantiasa menjaga nama baik almamater UMI sebagai lembaga pendidikan dan dakwah.

Sementara itu, Sekda Pinrang, memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Rektor UMI atas terpilihnya Pinrang sebagai lokasi KKN UMI tahun 2015, ‘Kehadiran mahasiswa KKN UMI akan memberi energi baru untuk pengembangan Pinrang ke depan lebih baik dengan tentu kemitraan antara pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.

“Status mahasiswa merupakan satu tahap perjalanan hidup yang terindah dan kenangan terindah saat mahasiswa adalah saat melaksanakan  KKN, karena secara teori kita telah menerimanya di bangku kuliah dan kita implementasikan di lapangan bersama masyarakat,” ujar Syarifuddin yang juga alumni  PPs  Magister Hukum ini.

Sementara itu, Ketua LPMD, Prof.Dr. H.Salim Basalamah melaporkan bahwa pelepasan KKN Mahasiswa UMI tahun 2015 dengan KKN tematik, berjumlah  587 orang yang akan ditempatkan di Kabupaten Pinrang dengan 7 kecamatan dan 47 desa, Kabupaten Jeneponto dengan 1 desa, Takalar dengan dua desa dan Kabupaten Gowa dengan dua desa yang akan didampingi dosen pembimbing.

(Humas UMI)

error: Content is protected !!