Maret 3, 2016 385 Views

UMI Libatkan Masyarakat Pampang Latih Penyelenggaraan Jenazah

UMI Makassar – Pelatihan Penyelenggaraan Jenazah LPDKI UMI melibatkan tokoh masyarakat Pampang dan karyawan/mahasiswa UMI berlangsung di Ruang Training LPDKI UMI (3/3).

Hadir Wakil Rektor IV UMI Drs.KH.M.Zein Irwanto, S.MA, sekaligus mewakili Rektor UMI memberi sambutan dan membuka acara secara resmi. Hadir pula Ketua LPDKI UMI Dr.HM.Ishaq Shamad, MA sekaligus sebagai pemateri. Peserta berjumlah 50 orang, utusan dari RW Pampang, Fakultas/unit se UMI dan mahasiswa Tahfiz UMI. Pemateri lainnya Dr.H.M.Yusri Arsyad, M.A membahas penyelenggaraan jenazah menurut al-Qur’an dan Hadis. Kemudian Drs.H. Abd.Rauf Assegaf, M.Pd membahas Tips dan Teknik Penyelenggaraan Jenazah.

KH.M.Zein Irwanto dalam sambutannya menyatakan, kegiatan ini sangat strategis dalam rangka mewujudkan UMI sebagai Lembaga Pendidikan dan Dakwah. Apalagi melibatkan tokoh masyarakat dari Pampang.

“Masyarakat sekitar kampus merupakan Universitas Besar, sedangkan kampus UMI sebagai bagian dari Universitas Masyarakat, dimana UMI wajib menjalin kemitraan dengan masyarakat sekitar kampus,” jelasnya.

Hal ini dilakukan agar tercipta silaturrahim antara kampus dan masyarakat di luar kampus. Disisi lain, UMI memiliki kewajiban menyebarkan syiar Islam dan menyiapkan tenaga siap pakai, khususnya dalam penyelenggaraan jenazah. Ini menjadi kewajiban umat Islam. Mengingat semua manusia pada akhirnya akan kembali kepada Allah SWT menemui kematian.

Pada bagian lain ceramahnya, Kyai Zein menggambarkan pentingnya mempersiapkan diri bagi setiap orang untuk menghadapi kematian dengan berusaha khusnul khatimah dan memiliki jiwa mutmainnah. Beberapa kiat yang diajarkan antara lain; niat ibadah hanya karena Allah SWT, segala pekerjaan yang dilakukan semuanya diserahkan kepada Allah SWT dengan mencari ridhaNya. Disamping itu, sangat penting berbuat baik kepada kedua orang tua, karena Ridha Allah tergantung pada ridha kedua orang tua. Ditambahkannya agar setiap diri menghindari sifat sombong dan angkuh serta menjaga lisan untuk tidak bohong.

Dr.M.Yusri Arsyad pada pemaparan materinya banyak mendemonstrasikan secara teknis penyelenggaraan jenazah, mulai dari memandikan, mengkafani, menshalati dan menguburkan. Ia tidak tanggung-tanggung dalam mendemonstrasikan, ia langsung meminta salah satu peserta maju ke depan dan berbaring di atas meja, sebagai alat peraga mayit. Hal ini menimbulkan kelucuan tersendiri bagi peserta, karena orang yang jadi mayit sering bergerak-gerak.

Adapun Drs. H.Abd.Rauf Assegaf,M.Pd menjelaskan pentingnya penyelenggaraan jenazah disegerakan, jangan ditunda-tunda. Selain itu, peserta diajarkan cara menggunting kain kafan, khususnya bagi mayit wanita. Selanjutnya diperagakan teknik mengkafani mayit, menshalati dan menguburkannya, termasuk diajarkan bacaan-bacaannya saat memasukkan jenazah ke liang lahat.

Sedangkan Dr.M.Ishaq Shamad, M.A menjelaskan, penyelenggaraan jenazah dari segi tinjauan dakwah. Ia mengatakan setiap jiwa pasti menemui kematian, tidak pandang usia, tua, muda, anak-anak atau orang dewasa, jika sudah tiba waktunya pasti akan meninggal. Untuk itu, sangat penting bagi setiap diri mempersiapkannya agar begitu tiba waktunya sudah siap dengan berbagai amalan-amalan yang menjadi bekal di kehidupan akhirat. Dikemukakan pula, beberapa praktek-praktek penyelenggaran jenazah di berbagai budaya masyarakat, seperti di Toraja, dst, termasuk digali informasi dari tokoh masyarakat pampang tentang pengalaman mereka menyelenggarakan jenazah selama ini serta masalah apa yang dihadapi saat menjalankan tugas menyelenggarakan jenazah. Respon peserta begitu antusias dan saling berbagi dalam menyelenggarakan jenazah di tengah-tengah masyarakat. Masalah yang muncul kemudian didiskusikan dan dibahas bersama sampai waktu penutupan. Acara diakhiri dengan foto bersama.

(Humas UMI)

Previous Wali Kota Makassar Bawakan Kuliah 'Smart City' di UMI
Next Wakil Dekan 1 Sastra UMI Raih Gelar Doktor Ilmu Linguistik

You might also like

Iman dan Thaharah Dibahas di Mesjid UMI

UMI Makassar – Kajian Hadis Kitab Muslim tentang iman dan thaharah oleh Dr.H.M.Thahir Bandu, M.A berlangsung di Masjid Umar Bin Khattab Kampus 2 UMI (3/11). Hadir Ketua LPDKI UMI Dr.M.Ishaq

Pelatihan Tahsin Al-Qur’an

UMI Makassar – Pelatihan Tahsin Al-Qur’an berlangsung di Ruang Training Centre LPDKI Kampus 2 UMI Jl.Urip Sumohardjo Makassar (11/9). Hadir Ketua LPDKI UMI Dr.M.Ishaq Shamad, M.A, dan sejumlah peserta dari

UMI Latih 30 Imam Masjid Se-Kecamatan Panakukang Makassar

UMI Makassar – Rektor UMI Prof.Dr. Masrurah Mokhtar, M.A membuka Pelatihan Imam Rawatib bagi Imam Masjid Se Kecamatan Panakukang di Kampus 2 UMI (18/5). Acara ini dihadiri sejumlah fasilitator LPDKI