UMI Makassar – Menindaklanjuti pertemuan dalam kunjungan Menteri Sosial di Universitas Muslim Indonesia (UMI) tanggal 7 Oktober lalu di Kampus UMI yang dirangkaikan dengan kuliah Umum dan dialog dengan civitas akademika UMI, Rektor UMI, Prof.Dr. Hj. Masrurah Mokhtar, MA didampingi Ketua Pengurus Yayasan Wakaf UMI, H.Muh. Mokhtar Noer Jaya melaksanakan penandatanganan MOU dengan Menteri Sosial RI, Dr. H. Salim Segaf Ali Jufri, MA, tanggal 16 Oktober 2014 di Kantor Kementrian Sosial RI di Jakarta, Jl. Salemba Raya.

Hadir mendampingi Menteri Sosial, Sekjend Toto Utomo, BS, pejabat Dirjen, staf ahli Mensos, Prof. Dr. Syaharuddin, Kepala Badan Idklat Mensos. Sementara dari UMI, selain Ketua Pengurus Yayasan Wakaf UMI dan staf ahli, hadir Kepala Humas & KUI UMI Dr. Hj. Nurjannah Abna, SS., M.Pd, Kepala Biro Akademik Rahmatia, SE,  Sekretaris Rektor Nurnany Tjake, SH., dan Kepala Keuangan Yayasan Wakaf UMI Hj. Rosnaningsih Arasy, SE.

Menteri Sosial mengatakan, nota kesepahaman ini dimaksudkan sebagai landasan hukum bagi kedua pihak untuk melakukan kerjasama dalam berbagai kegiatan yang saling menunjang tugas pokok dan fungsi para pihak dalam Tri Darma Perguruan Tinggi, pendidikan/pengajaran, penelitian dan pengabdian pada masyarakat.

Sementara itu, Rektor UMI di sela-sela acara penandatangan MOU, mengatakan, Menteri Sosial memberikan apresiasi kepada UMI, karena ternyata UMI telah memprogramkan berbagai kegiatan pengabdian masyarakat yang selaras

mou mensos

dengan program pemerintah seperti pembinaan masyarakat dalam bentuk desa binaan yang hingga saat ini tercatat sebanyak 35 desa binaan, tidak hanya di Sulsel tapi juga di propinsi lainnya, seperti; Gorontalo, Ambon, Sulawesi Tengah dan Ternate.

“UMI telah membentuk pula forum mahasiswa peduli perdamaian yang telah mendapat pembinaan dari Kementerian Sosial, sehingga ke depan UMI diharapkan sebagai pioner dalam melahirkan pemuda-pemuda cerdas yang berkarakter dan peduli akan perdamaian,” jelasnya.

Lanjut dikatakan, UMI sebagai perguruan tinggi yang mengemban misi sebagai lembaga pendidikan dan dakwah bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa dan meningkatkan SDM Indonesia seutuhnya.

“Sebagai lembaga pendidikan dan dakwah, UMI merupakan milik umat (wakaf) yang senantiasa merespon, berbagai  harapan,keinginan dan kepentingan masyarakat termasuk masyarakat yang berdomisili di desa mitra binaan UMI dalam wilayah Sulsel,” kuncinya.

(Humas UMI)

error: Content is protected !!