Prof. Dr.Hj.Masrurah Mokhtar dalam sambutannya mengharapkan sivitas akademika UMI selalu membaca, mengkaji dan mengamalkan Al-Qur’an.Dikatakannya pula kandungan Al-Qur’an lebih istimewa dari seluruh isi dunia. Hal itu disampaikan Rektor UMI pada peringatan turunnya Al-Qur’an di Masjid Umar Bin Khattab Kampus 2 UMI (18/8). Hadir Ketua Pembina YW-UMI Prof.Dr.H.Mansyur Ramly, Ketua Pengurus YW-UMI H.Mokhtar Noerjaya dan sejumlah pengurus YW-UMI, Rektor dan wakilnya, pimpinan Fakultas/unit/lembaga, dosen dan karyawan dalam lingkup UMI.

Prof. Dr. H.Azhar Arsyad dalam ceramahnya mengemukakan Rasulullah sebagai sumber utama ilmu, karena beliau adalah ruhnya Al-Qur’an. Selain itu, kandungan ayat faizaa farghta fan shab (jika selesai satu urusan, kerjakan urusan lainnya), mengandung makna manusia harus kerja keras dan ini merupakan jihad. Di bagian lain ceramahnya dikatakan Tuhan memberikan sebagian ruhNya kepada Adam. Husein Naser Naser mengartikan ruh dengan spiritual. Ruh juga berarti cahaya lawannya dzulmun; hati yang gelap penuh dengki, iri, rekayasa, dll. Ruh luar biasa tingginya dan tanpa batas. Itu sebabnya jika ruh diasah, maka kekuasaannya tidak terbatas, kata mantan Rektor UIN ini.Karena itulah manusia harus aktif bekerja, memiliki spirit dan daya hidup sebagai khalifah di muka bumi, kuncinya.

(Humas UMI)

error: Content is protected !!