Pemberangkatan MABA Kumpul di Kampus II UMI jam 6 pagi

Universitas Muslim Indonesia (UMI) menyambut mahasiswa baru (MABA) tahun akademik 2012/2013 dengan pesantren kilat.

Program  ini tidak hanya  implementasi  misi Tridarma Perguruan Tinggi yang berwawasan duniawi, melainkan juga mampu mengembangkan segi  pendidikan yang berwawasan ukhrawi yang dilandaskan atas kesadaran diri setiap insan yang melibatkan diri didalamnya sebagai makhluk ciptaan Allah SWT. Oleh karena itu, dengan program ini diharapkan seluruh sivitas akademika UMI dapat mencapai paripurna penghambaan dirinya kepada Sang Pencipta Allah SWT. Demikian disampaikan Wakil Rektor I UMI, Bidang Akademik, Prof. Dr. H. Syahnur Said, MS di ruang kerjanya Rektorat Kampus 1 UMI, Jl.Kakatua (31/8).

Lanjut dikatakan,setiap mahasiswa baru diberi pemahaman mengenai visi, misi, tujuan dan sasaran UMI, pemahaman tentang kegiatan akademika, kedudukan mahasiswa serta organisasi intra kemahasiswaan, seperti Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Dengan penjelasan awal demikian diharapkan di masa mendatang setelah aktif kegiatan akademik di Fakultas/Akademi masing-masing, mereka dapat memposisikan diri sebagaimana mestinya.

Sebagaimana output pendidikan di UMI adalah melahirkan  manusia yang memiliki kualitas ulil albab atau intelektual muslim, sebuah istilah yang diungkap dalam Al-Qur’an yang diberikan kepada cendekiawan yang terampil dan ahli sesuai dengan displin ilmunya, dan tidak melupakan berzikir dan bersujud kepada Allah SWT.

“Kualitas ini pulalah yang dimaksud sebagai manusia seutuhnya, yang didambakan oleh bangsa Indonesia,” ujar Syahnur, Guru Besar Fakultas Ekonomi UMI ini.

Sementara itu, Ketua Panitia Penerimaan Maba UMI, Wakil Rektor III, Bidang Kemahasiswaan dan Alumni mengatakan bahwa untuk penyambutan tahun ini dengan pesantren kilat dilaksanakan 5 (lima) angkatan di Pesantren Mahasiswa Darul Mukhlisin UMI, yang berlokasi di Desa Padanglampe Kab. Pangkep sebagai Kampus IV UMI, mulai dari tanggal 3 s/d 13 September. Setiap angkatan, mahasiswa mengikuti kegiatan selama dua hari dua malam.

Setiap angkatan yang akan mengikuti Pesantren Kilat, berkumpul di Kampus II UMI, di depan Masjid Umar Bin Khattab jam 6 pagi, karena acara pembukaan setiap angkatan dilaksanakan jam 8 pagi di aula Ponpes Darul Mukhlisin Padanglampe.

“Kegiatan ini memberikan pembinaan pencerahan qalbu   dengan harapan dapat meningkatkan pengetahuan dasar keislamannya, dapat tumbuh kesadaran berakhlaqul karimah dan pembentukan pola pikir islami,” ungkap Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru Prof.Dr. H.Achmad Gani,SE.,M.Si.

Kegiatan pokok di pesantren adalah memberi materi pengenalan  UMI sebagai lembaga pendidikan dan dakwah serta pengenalan akademik dan kegiatan kemahasiswan, serta  kegiatan ibadah secara intensif, shalat berjamaah di masjid, zikir,dan sebagainya.  Peserta pesantren kilat  diarahkan pada siklus kehidupan dimulai diluar kebiasaan. Bangun pagi dilakukan pada jam 03.00 lewat tengah malam untuk persiapan melakukan shalat malam (shalat lail) berjamaah selama sejam penuh (jam 03.00-04.00). Shalat lail ini dimaksudkan untuk meningkatkan kecerdasan spiritual. Pada jam 04.00-05.00 membaca Al-Qur’an bersama sebagai sarana untuk mencapai kecerdasan intelektual dan emosional.

“Sesudah itu dilanjutkan dengan shalat subuh yang kemudian dilanjutkan dengan zikir Qur’ani, dilanjutkan dengan zikir-zikir khusus untuk menundukkan qalbu dan hawa nafsu. Selanjutnya jam 8 sampai jam 7.30  kegiatan diruangan menerima materi,” jelas Achmad Gani mengakhiri pembicaraan.

(Humas UMI)

error: Content is protected !!