Kajian Tafsir ayat-ayat Ahkam berlangsung di Masjid Umar Bin Khattab Kampus 2 UMI (30/4). Hadir Ketua LPDKI UMI Dr.H.M.Ishaq Shamad,MA, para wakil dekan IV UMI, sejumlah dosen dan mahasiswa UMI. Kajian Tafsir dibawakan oleh H.Mujahid Abd.Jabbar,Lc,MA.

Ustaz Mujahid menjelaskan umat Islam menghadapkan wajahnya ke ka’bah di Mekah saat melaksanakan shalat dimanapun mereka berada tanpa harus melihat langsung kiblat (ka’bah) di Mekah. Selain itu, walaupun didalam Al-Qur’an Allah memerintahkan kepada Nabi Muhammad SAW menghadapkan wajahnya ke kiblat, tetapi perintah itu juga berlaku bagi semua umat Islam dimanapun ia berada. Umat Islam Indonesia mengarahkan kiblatnya ke arah Barat, sementara orang Islam di Eropa menghadapkan wajahnya ke timur.

Dikatakan pula bahwa banyak masjid yang merubah shafnya dan miring disebabkan ketika awal pembangunan masjid tersebut tidak persis sesuai dengan arah kiblat.

“Saat ini sudah tersedia layanan penentuan arah kiblat secara gratis di Kementerian Agama Kabupaten/Kota atau di Kampus UMI atau UIN Alauddin Makassar,” urainya.

Ketua LPDKI UMI Dr.H.M.Ishaq Shamad,MA, juga menambahkan lewat Yahoo-Mail pihak Humas & HI UMI bahwa layanan penentuan arah kiblat tersebut dapat didapatkan di Fakultas Agama Islam UMI.

(Humas UMI)

error: Content is protected !!