Universitas Muslim Indonesia melalui  UPT Manajemen Inovasi dan Inkubasi Bisnis melaksanakan pelatihan  dan sertifikasi dosen pendamping kewirausahaan yang dibuka Wakil Rektor V UMI, Prof.Dr. Ir. H. Hatta Fattah,MS di Hotel Swiss bellin, (24/6). Hadir Direktur LSP Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan, Dr. Wier Ritonga, Ketua UPT Manajemen Inovasi dan Inkubasi Bisnis UMI  Dr. Asdar Djamerreng, SE.,MM., Ketua Panitia, Dr. Ir. H. Mais Ilsan, MP.

Wakil Rektor V UMI, Prof. Dr. Ir. Hatta Fattah MS dalam sambutannya mengatakan Dosen pendamping kewirausahaan perlu memiliki legalitas akademik yang tertulis berupa Sertifikasi Kompetensi sebagai Pengakuan kuat yang legal dari Pemerintah melalui BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) terhadap pemegang Hak Kompetensi disuatu bidang keahlian dibidang kewirausahaan. Dosen memiliki peran strategis dalam memberikan pengetahuan kewirausahaan kepada mahasiswa, menginisiasi dan mengembangkan sehingga terjadi proses akselerasi pertumbuhan dan pengembangan usaha baru dikalangan mahasiswa sebagai calon pengusaha.

Dalam kesempatan tersebut, Guru besar Fakultas Perikanan UMI ini, juga memperkenalkan UMI sebagai PTS  telah memperoleh akreditasi institusi dengan kategori unggul  atau nilai ‘A’, pertama dan satu-satunya di luar pulau Jawa. UMI juga  berhasil menempatkan dirinya pada peringkat ke-64 dari 4.674 Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta se-Indonesia (data dari Kemenristekdikti, 2018).  

UMI sebagai bagian dari pendidikan tinggi di Indonesia harus bisa menjawab problem sosial yang dewasa ini terus berkembang, baik dalam jenisnya maupun substansinya. Salah satu langkah yang kami lakukan diantaranya adalah membangun lulusan berkualitas dan berdaya saing untuk memiliki kompetensi yang relevan dengan dunia kerja, termasuk technical and vocational skills, agar   mampu mendapat pekerjaan layak dan memiliki jiwa kewirausahaan. Selain itu, kompetitif, kreatif,   inovatif  dan berkarakter moral, di era disrupsi. UMI  dituntut untuk ikut berevolusi dan didorong kesanggupannya untuk melakukan upaya transformasi digital dalam penyelenggaraan kegiatan tridharma dan pengelolaan perguruan tinggi.   

Sementara itu, Ketua Panitia,   Dr. Ir. H. Mais Ilsan, MP, melaporkan kegiatan  yang berlangsung dari tanggal 24-26 Juni 2019, diikuti 30 peserta dosen pengampu mata kuliah kewirausahaan atau yang ditugaskan oleh perguruan tingginya dalam pendampingan kewirausahaan dalam lingkup LLDikti Wil. IX Sulawesi dan menghadirkan  narasumber dari Lembaga Sertifikasi Profesonal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan dengan tujuan, dosen pengampu mata kuliah kewirausahaan diharapkan memiliki kemampuan meningkat dalam pengetahuan dan pemahaman pada program kewirausahaan.

(HUMAS)