UMI sebagai PTS terbaik di luar Pulau Jawa, kembali unjuk prestasi Tahun 2019. UMI kembali menorehkan prestasi dengan mempertahankan posisinya sebagai PTS tertinggi dan urutan pertama penerima dana penelitian tahun 2019, di lingkup LLDIKTI IX Wilayah Sulawesi. Hal ini ditandai dengan penandatanganan kontrak PTS penerima dana UMI dari DP2M Dikti dengan Ketua L2 Dikti Wilayah IC Sulawesi, Prof. Dr. H. Jasruddin, MS. baru-baru ini di Gorontalo.
Rektor UMI, Prof. Dr. H. Basri Modding SE.,MSi. saat dikonformasi di ruang kerjanya Menara UMI Lt.9.(2/4). mengatakan Alhamdulillah Puji Syukur kepada Allah tentunya kami persembahkan sebagai ungkapan syukur atas nikmat yang diberikan kepada kami. UMI kembali berada posisi pertama penerima dana penelitian DP2M Dikti, prestasi ini diraih tidak terlepas dari dukungan dan antusias dosen UMI dalam meningkatkan kualitas dan kwantitas penelitian sebagai bagian dari implementasi tridarma perguruan tinggi.
Basri Modding menambahkan tentu mempertahankan posisi terbaik sangat tidak mudah. tentunya kerjasama seluruh civitas akademika UMI, insya Allah prestasi sebagai penerima dana dengan urutan pertama dari PTS wilayah IX L2 Dikti se Sulawesi akan senantiasa dipertahankan.
Insya Allah ke depan. UMI akan senantiasa mempertahankan posisi sebagai penerima dana penelitian tertinggi hinggat saat ini. Beberapa tahun sebelumnya UMI berada di Posisi teratas penerima dana penelitian di wilayah Sulawesi Selatan. PTS dilingkup Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi atau LLDikti IX Sulawesi. Untul tahun 2019, UMI penerima dana penelitian terbanyak senilai Rp 7,7 Milyar, ujar Basri Modding Guru Besar Fak. Ekonomi UMI ini.
Sementara itu, dikutip rilis Humas LLDikti IX Sulawesi Andi Lukman mengatakan “Dana yang diperoleh tahun 2019 untuk LLDikti IX Sulawesi mencapai Rp 63 Milyar lebih. Jumlah ini meningkat sekitar Rp 20 Milyar, jika dibanding tahun 2018 yang hanya meraih dana Rp 40 Milyar lebih.
Andi Lukman menambahkan untuk dana pengabdian pada masyarakat, LLDikti IX Sulawesi mendapatkan alokasi anggaran dari Kemenristek Dikti dengan total nilai Rp 10.777.920.000. Dana tersebut tersebut pada 46 PTS untuk 183 judul usulan pengabdian pada masyarakat.

(HUMAS)