Pimpinan Universitas Muslim Indonesia (UMI) memberi kelonggaran penyertaan ijazah dalam pendaftaran ulang bagi calon mahasiswa baru tahun akademik 2013/2014 yang akan melaksanakan pendaftaran ulang.

“Bagi calon mahasiswa baru yang akan melaksanakan pendaftaran ulang diberikan kelonggaran dalam artian, mereka dapat melakukan pendaftaran ulang meskipun belum membawa ijazah asli,” ujar Rektor UMI Prof.Dr. Hj. Masrurah Mokhtar,MA di ruang kerjanya di Menara UMI Lt. 9 (12/7).

Hal ini merespon permintaan beberapa calon mahasiswa baru yang akan melakukan pendaftaran ulang yang insya Allah dilaksanakan tanggal 12 s.d 19 Juli 2013 di menara UMI lantai 2, Jl. Urip Sumoharjo, namun mereka belum menerima ijazah dari sekolahnya.

Sebagaimana diketahui bahwa salah satu syarat yang harus dilampirkan dalam pelaksanaaan pendaftaran ulang adalah melampirkan ijzah asli dan tidak boleh diwakilkan pada pelaksanaan pendaftaran ulang.

Untuk proses pendaftaran nanti, setiap maba yang belum membawa ijazah asli, akan mengisi form surat pernyataan yang salah satu poinnya akan membawa dan memperlihatkan ijazah asli setelah mereka menerima dari sekolahnya.

Selain itu, Masrurah juga mengingatkan kepada keluarga calon maba UMI untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dihimbau untuk berhati-hati dan tidak menggunakan jasa orang lain.

“Jangan percaya kepada oknum yang menawarkan jasa dalam pengurusan pendaftaran ulang, terkhusus Fakultas Kedokteran dan kedokteran gigi,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia, yang juga wakil rektor I bidang akademik Prof. Dr. H. Syahnur Said, MS merespon permintaan masyarakat, UMI kembali membuka penerimaan maba gelombang II kecuali Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Gigi, yaitu tanggal 4 s.d 19 Juli 2013 dan tes seleksi bagi gelombang II tanggal 29 Juli 2013. Pendaftaran gelombang II dilaksanakan di gedung menara Lantai 1 Jl.Urip Sumaharjo (depan kampus 2 UMI).

(Humas UMI)

error: Content is protected !!