Wakil Rektor (WR) IV Universitas Muslim Indonesia (UMI), Drs KH Zain Irwanto MA sukses meraih kelar Doktor (Dr).

Capaian itu setelah berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul Manajemen Pendidikan Karakter dalam Mendukung Pembentukan Akhlak Karimah Mahasiswa UMI.

Pengukuhan gelar tersebut dilaksanakan di Aula PPs UMI, Jl Urip Sumoharjo Makassar, Senin (9/12/2019).

KH. Zain Irianto didepan sembilan orang penguji yang dipimpin Rektor UMI, Prof. Dr. H. Basri Modding, MSi.

Kedelapan penguji lainnya, adalah Prof Dr Bahaking Rama MA, Prof Dr H Baharuddin Semmaila MSi, Prof Dr Mappanganro, Dr H Ahmad Hakim MA.
Kemudian penguji Lintas Ilmu, Prof Dr H La Ode Husen SH MH, Promotor terdiri atas Prof Dr Hj Masrurah Mokhtar MA, Co-promotor, Prof Dr Salim Basalamah SE Msi, dan Dr H A Bunyamin M Pd.

KH. Zain Irwanto mengatakan tujuan penelitiannya yaitu untuk mengetahui nilai-nilai pendidikan karakter yang ada di UMI.

Diantaranya untuk mengetahui model manajemen pendidikan karakter di UMI, untuk mengetahui implikasi model manajemen pendidikan karakter dalam mendukung pembentukan akhlak Karimah mahasiswa UMI.

“Dengan menggunakan metode campuran atau mixed methods dengan desain sequential exploratory dengan teknik pengumpulan data wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi,” papar KH Zain Irianto.

Penelitian yang mengambil sampel 98 mahasiswa ini menunjukkan hasil nilai pendidikan karakter yang dikembangkan di UMI.

Totalnya ada 16 yaitu nilai kepada Allah ( taat, syukur, sabar, ikhlas), nilai kepada diri sendiri (cerdas, jujur, tanggung jawab, komunikasi), nilai kepada sesama (peduli sosial, toleransi, penyayang, pemaaf).

Kemudian nilai kepada alam/lingkungan (peduli lingkungan, cinta tanah air, semangat kebangsaan, menghargai keberagaman).

“Itu yang pertama, kedua adalah model perencanaan berdasarkan visi misi UMI, melalu rapat kerja tahunan”.

Ketiga, model pengorganisasian yaitu pelaksanaan pendidikan karakter, pengadaan dan pembinaan tenaga ahli, pendayagunaan lingkungan dan SDM.

Selanjutnya pengembangan kebijakan pondok pesantren, dan keterbatasan pendidikan karakter.

Keempat, model pelaksanaan dilakukan melalui habitualisasi nilai- nilai karakter peserta didik.

Kelima, model pengawasan dilaksanakan tata tertib, observasi sikap dan perilaku.

Keenam, model evaluasi melalui pengembangan indikator, analisis dan evaluasi, tindak lanjut.

“Ketujuh implikasi berupa kurikulum berbasis karakter, perangkat peraturan proses pembiasaan dan target yang dicapai. Sistem manajemen pendidikan karakter yang sistematik integratif, mahasiswa yang berkarakter akademik excellent dan religius awareness,” jelasnya.

Prof. Basri Modding yang memimpin sidang menyatakan KH Zain Irianto mendapat predikat lulus Dr dengan baik.

“Sehingga Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Pasca Sarjana UMI, telah meluluskan sebanyak 25 orang,” imbunya.

(HUMAS)