Makassar, umi.ac.id – Program Pascasarjana (PPS) Universitas Muslim Indonesia (UMI) menggelar webinar nasional via video teleconference zoom, Sabtu (27/6/2020).

Acara yang bertajuk ‘Implikasi Covid-19 Terhadap Tanggung Jawab di Bidang Hukum’ ini dimulai pada 10.00 WITA dan diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai daerah mulai dari mahasiswa, praktisi, hingga Dosen hukum se-Indonesia.

Kegiatan diskusi interaktif ini dipandu oleh Host Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMI, Prof. Dr. Mursalim SE, M.Si.,Akt. dan Prof. Dr. Abdul Rahman SH, MH.

Webinar yang menghadirkan Keynote Speaker Guru Besar Fakultas Hukum UMI, Prof. Dr. H. Sufirman Rahman, SH, MH., ini diisi oleh empat narasumber dari kampus berbeda.

Keempat pemateri itu diantaranya Guru Besar Fakultas Hukum UI, Prof Dr H Jimly Ashidiqie SH.,MH., Guru Besar FH UMI, Prof Dr Syahruddin Nawi SH MH, Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Airlangga Prof Dr Didiek Purwolelsono, dan Prof. Dr. Anwar Borahima SH MH dari Unhas.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Rektor UMI Prof. Dr. H. Basri Modding S.E, M.Si. Dalam sambutannya, Prof Basri mengatakan, Covid-19 telah mengubah berbagai aspek penting tatanan sosial, budaya, temasuk hukum.

“Terima kasih kepada seluruh narasumber yang berkesempatan hadir dalam kesempatan ini dan peserta webinar,” sapa Prof Basri Modding memulai sambutannya.

“Implikasi dampak dari covid-19 ini segalanya berubah, termasuk bidang Hukum. Kesadaran masyarakat dalam merespon keadaan menuntut pergeseran hukum juga. Mau tidak mau kita merasakan dampak di sektor penanganan dan kerja-kerja hukum di Indonesia, bahkan seluruh dunia,” sambung Prof Basri.

Sementara itu, Direktur PPs UMI, Prof. Dr. Baharuddin Semmaila S.E M.Si memaparkan bahwa sebagai perguruan tinggi terkemuka, UMI tetap tampil produktif meski di masa pandemi Covid-19.

“Termasuk di Program Pascasarajana, kami tetap mendorong produktfitas akademik, meski banyak dilakukan secara virtual,” tutur Prof Baharuddin.

(HUMAS)